Bandarlampung (ANTARA) - Manajemen tim Persikomet Kota Metro meminta maaf atas kegagalan klub bersaing di Grup B babak 64 besar Liga 4 Nasional 2025 yang berlangsung di Stadion Moh. Sarengat Batang, Jawa Tengah.
Dalam tiga pertandingan, Persikomet gagal meraih poin penuh setelah kalah 1-3 dari Celebest FC Palu pada Senin (21/4), 0-1 dari Persibat Batang pada Rabu (23/4) dan 2-3 dari Perseftim Flores Timur pada Jumat (25/4).
"Kami mohon maaf atas hasil yang tidak baik di Liga 4 Seri Nasional ini, kami gagal membawa poin. Kami mengetahui seluruh suporter pasti kecewa akan hasil ini, begitu juga seluruh pemain dan ofisial yang sudah berjuang keras, tapi hasil belum sesuai seperti yang kita harapkan bersama," kata Manager Tim I Putu Ardiansyah dalam akun instagram resmi klub yang dipantau di Bandarlampung, Jumat.
Ia memastikan pengalaman bertanding di kasta keempat liga Indonesia dapat menjadi bekal dalam mengarungi kompetisi selanjutnya agar klub kebanggaan Kota Metro bisa berprestasi lebih baik.
Bli Putu juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh suporter serta seluruh masyarakat Lampung dan para sponsor yang telah memberikan dukungannya kepada Persikomet sehingga dapat tampil di Liga 4 seri Nasional.
"Terkhusus kepada Bapak H Lystiawan dan Sabiq Chairulanam yang memberikan dukungan finansial untuk seluruh kebutuhan tim," ujarnya.
Ke depannya, ia mengharapkan iklim kompetisi sepak bola di Lampung dapat lebih profesional dan memadai, agar setiap pelatihan maupun pertandingan yang dijalani dapat melahirkan bibit pemain sepak bola yang berkualitas.
"Kami berharap ke depan kompetisi di Lampung bisa lebih baik lagi, agar klub-klub serta pemain-pemain sepakbola di Lampung memiliki daya saing tinggi di level yang lebih tinggi," ujarnya.
Sebelumnya, Persikomet Kota Metro terpilih sebagai perwakilan Lampung untuk berlaga di Liga 4, setelah mengalahkan TS Saburai 2-1 pada final babak penyisihan Zona Lampung di Stadion Sumpah Pemuda, pada Februari lalu.
