Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung Bambang Sumbogo mengatakan terdapat 66 kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama periode libur Natal 2025 dan akhir tahun.
"Berdasarkan data Polda Lampung selama 20 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026 atau selama periode libur akhir tahun ada sebanyak 66 kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi," ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo di Bandarlampung, Selasa.
Ia mengatakan kecelakaan tersebut mengakibatkan adanya korban jiwa, yang meliputi korban meninggal dunia sebanyak 21 orang, luka berat 54 orang dan luka ringan 65 orang.
Sementara itu, kerugian materi akibat kejadian kecelakaan lalu lintas pada periode libur akhir tahun mencapai Rp897,9 juta.
"Meski begitu kondisi lalu lintas secara keseluruhan di berbagai simpul transportasi di Lampung pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan kondusif, aman dan tidak ada kecelakaan lalu lintas yang menonjol," ucap dia.
Menurut dia, kecelakaan yang cukup menonjol hanya terjadi pada 31 Desember 2025 yakni saat terjadi kejadian kecelakaan akibat rem kendaraan yang blong di daerah Tarahan, Kabupaten Lampung Selatan.
"Kejadian kecelakaan rem blong tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia di lokasi. Oleh karena itu, kami akan terus berupaya dengan pihak terkait untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan bagi pengendara di jalan raya untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas," tambahnya.
Baca juga: ASDP Bakauheni tercatat layani 647.989 penumpang selama Natal-tahun baru
Baca juga: KAI Tanjungkarang catat penumpang naik 15 persen pada masa libur panjang
Baca juga: Dishub Lampung: Penumpang dari Rajabasa tercatat naik 27 persen saat libur
