Onno W Purbo: Peserta didik semakin lebih maju

id Dj, darmajaya, belajar daring

Onno W Purbo: Peserta didik semakin lebih maju

Darmajaya bicara normal era dalam Pendidikan "Mendidik Masyarakat Untuk Menikmati Pembelajaran E-Learning". (Antaralampung.com/Istimewa)

Bandarlampung (ANTARA) - Pembelajaran daring membuat pengetahuan yang diperoleh semakin luas yang diterima oleh peserta didik. Hal ini dijelaskan dalam Webinar Darmajaya bicara normal Era dalam Pendidikan "Mendidik Masyarakat Untuk Menikmati Pembelajaran E-Learning" dengan pembicara Onno W Purbo dan Said Hasibuan.

“Server E-learning bisa menggunakan moodle atau bila memang institusinya besar dapat membuat server mandiri seperti IIB Darmajaya,” kata Onno W Purbo di Bandarlampung, Senin.

Dia melanjutkan untuk sumber materinya dapat menggunakan e-book yang dapat diperoleh dari internet.

“Saya mengambil tulisan saya sendiri di internet atau dengan video simulasi untuk bahan ajar. Materi ditempatkan terpisah dari lms agar tidak membuat berat. Saya biasanya menempatkan materi melalui link ataupun video dalam youtube,” kata dia.

Perkuliahan daring juga dapat memanfaatkan media sosial seperti twitter.

“Saya menggunakan twitter untuk diskusi dengan mahasiswa dan masyarakat Indonesia mengenai materi yang ada dalam daring,” katanya.

Pakar IT ini menerangkan untuk melakukan pertemuan secara daring juga dapat melalui youtube materi diperoleh.

“Ini saya sambungkan dengan youtube menggunakan open broadcaster software (OBS). Setelah materi disampaikan, dilakukan monitoring dan evaluasi dengan ujian yang saya buat berkali-kali kepada mahasiswa,” katanya.

Pengajar Magister Teknik Informatika IIB Darmajaya ini mengaku memiliki banyak bank soal dalam pembelajaran materi e-learningnya.

Sebelumnya, M. Said Hasibuan menuturkan bahan ajar sebaiknya dapat diperoleh dari youtube ataupun e-book untuk memudahkan dalam memberikan pengajaran.

“Dengan struktur pembelajarannya sudah dibuat sehingga dapat tersampaikan dengan baik materinya. Melalui pertemuan virtual dengan menggunakan zoom, google meet atau lainnya yang juga bisa menggunakan OBS di Youtube. Untuk percakapan dapat menggunakan platform social media yang telah ada seperti WhatsApp Messenger, telegram, ataupun twitter,” ungkapnya.

Doktor lulusan UGM ini juga menerangkan bahwa sekarang merupakan kesempatan untuk melakukan perubahan konvensional ke daring.

“Ini momen sebenarnya dan mindset ini harus berjalan dengan e-learning bukan lagi konvensional dan saatnya lah kita lakukan pembelajaran dengan sumber belajar yang lebih banyak,” ujarnya.

Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.