Minat baca murid SD di pesisir Teluk Lampung ini tinggi, dan mereka butuh perpustakaan terapung

id minat baca,perpustakaan Lampung,Pantai Mutun Lampung,Lampung.Antaranews.com

Minat baca murid SD di pesisir Teluk Lampung ini tinggi, dan mereka butuh perpustakaan terapung

Agus Kepala sekolah serta Suparno salah seorang tenaga pendidik SDN 14 Teluk Pandan, Pesawaran, Kamis (05/09/2019). ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi

Bandarlampung (ANTARA) - Minat baca murid-murid sekolah dasar yang lokasinya di tepi pantai ini tinggi sekali, namun mereka terkendala dengan stok buku.

Sehubungan itu, murid SD Negeri 14 Teluk Pandan, Mutun, ini membutuhkan perpustakaan terapung  guna menopang minat baca mereka.

"Kebetulan sekolah ini merupakan satu-satunya sekolah di Desa Mutun yang terletak di pinggir pantai, dan dibangun sebagai wadah bagi anak-anak nelayan untuk belajar membaca dan menulis. Namun, di sini belum ada perpustakaan sekolah,"  kata Agus, Kepala sekolah SDN 14 Teluk Pandan Pesawaran, Kamis.

Menurutnya, perpustakaan terapung sangat dibutuhkan oleh anak-anak di desanya karena lokasi SD Negeri 14 cukup jauh dari perpustakaan daerah.

"Desa Mutun terletak di salah satu objek wisata laut yang jauh dari jalan raya, sehingga dengan adanya perpustakaan terapung harapannya dapat membantu anak-anak agar lebih giat membaca. Dahulu pernah saya coba mengajukan perpustakaan terapung tetapi belum terealisasi hingga saat ini," katanya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Suparno salah satu tenaga pengajar di SDN 14 Teluk Pandan.

Menurut dia, siswa-siswi di desa Mutun sangat tertarik membaca buku tetapi di SDN 14 Teluk Pandan persediaan buku bacaan kurang memadai.

"Anak-anak sangat suka membaca buku fiksi, dongeng, dan berbagai bacaan anak tetapi di sekolah hanya tersedia buku pelajaran, sehingga minat baca anak akan buku fiksi dan dongeng tidak terpenuhi", ujar Suparno.

Menurut Suparno, dengan di buatnya perpustakaan terapung dapat lebih efisien terkait dengan ketersediaan lahan sekolah yang sempit selain itu jarak sekolah dengan laut juga dekat hanya sekitar 30 meter.

"Jarak sekolah dengan laut sangat dekat sekitar 30 meter, sehingga lebih efisien membuat perpustakaan terapung untuk memenuhi kebutuhan anak-anak membaca dan memperluas wawasan," katanya.
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar