Gebu Minang Lampung Gelar Diskusi Adat Minangkabau

id Gebu minang

Ilustrasi (Foto : HO)

Bandarlampung (Antaranews Lampung ) - Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang (DPW Gebu Minang) Lampung siap menggelar forum diskusi adat istiadat Minangkabau di Bandarlampung.

Koordinator Acara Rhino Adriano Rajo Nan Kayo, di Bandarlampung, Jumat, menyatakan panitia dari DPW Gebu Minang Lampung siap mendatangkan narasumber Jasrizal, Angku Datuak Perpatiah Nan Sabatang, Urek Tungga Alam Minangkabau pada forum diskusi khusus itu di Pindang Pegagan Jalan Sultan Agung, Wayhalim, Bandarlampung, Sabtu (8/12).

Menurutnya, Gebu Minang Lampung melalui Bidang Agama dan Kebudayaan yang bekerjasama dengan Mahkamah Adat Alam Minangkabau sengaja merajut tali persaudaraan melalui kegiatan "Duduak Baropok", dengan tujuan saling berbagi ilmu dan wawasan dari niniak mamak kepada para perantau di Lampung agar lebih mengetahui filosofi kental terdahulu yakni "Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah".

"Diskusi dengan tema `Duduak Baropok` dalam adalah duduk berkumpul bersama-sama yang dilakukan dua orang atau lebih untuk membicarakan, mendiskusikan atau memutuskan sesuatu, sesuai dengan filosofi adat di Minangkabau, yaitu bermufakat dan duduk bersama dalam menghadapi sesuatu yang diterjemahkan dalam bahasa niniak mamak sebagai `Duduak surang basampik-sampik duduak basamo balapang-lapang`," katanya.

Menurutnya, begitu banyak hal yang dapat digali dan diinformasikan kepada orang Minangkabau di ranah dan di rantau, selain menjadi bekal bagi diri sendiri yang juga berguna untuk anak cucu di kemudian hari, untuk kebangkitan alam Minangkabau selanjutnya.

"Ini adalah suatu forum diskusi dan pembelajaran komunikasi dua arah yang khusus untuk mengangkat segala persoalan dan penjelasan tentang adat-istiadat Minangkabau yang asli menurut niniak mamak pemangku adat alam Minangkabau, bentuk forumnya yaitu sesi pemberian materi adat dan sesi tanya jawab yang berlangsung sekitar kurang lebih satu jam," katanya.

Dalam kegiatan itu, DPW Gebu Minang Lampung akan menghadirkan narasumber dari Pucuak Bulek alam Minangkabau yang tergabung dalam Mahkamah Adat Alam Minangkabau. Tak hanya itu, nantinya akan ada narasumber pendamping yang berkompeten untuk memberikan materi adat istiadat Minangkabau.

"Adapun peserta diskusi adalah orang Minangkabau dan keturunannya dan tidak terbatas pada peserta dari luar Minangkabau yang ingin mengetahui dan berdiskusi tentang adat," ujarnya.

Rencananya, kegiatan ini akan dikemas dalam beberapa episode sesuai dengan tema-tema adat tertentu setiap bulan. Adapun lokasi tidak terbatas di Provinsi Lampung, namun juga di tempat lain dengan memakai format kegiatan yang sama, katanya.
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar