Pasir Sakti, Lampung Timur (ANTARA LAMPUNG) - Calon Wakil Gubernur Lampung Mukhlis Basri mengingatkan warga Lampung, agar jangan sampai menukar suara pada pemilihan gubernur dan Pemilu Legislatif 9 April 2014 dengan sejumlah uang dan barang pemberian apa pun.
"Jangan sampai tergadaikan hak suaramu pada pemilu mendatang dengan lembaran rupiah atau pemberian barang lainnya, sehingga pembangunan dapat berjalan sesuai harapan kita semua," ujar dia, saat `blusukan` di Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur yang berbatasan dengan Lampung Selatan, Minggu (30/3).
Menurut Mukhlis yang juga Bupati Lampung Barat itu, masyarakat harus cerdas dalam menentukan pilihan sehingga tidak menyesal selama lima tahun ke depan.
Ketika ditanya mana amplopnya oleh seorang warga, Mukhlis Basri pun tersenyum lalu memberikan penjelasan kepada warga tersebut bahwa tindakan bagi-bagi uang dalam pemilihan kepala daerah adalah melanggar undang-undang.
"Saya tidak akan bagi-bagi uang, hanya doa saja yang bisa dibagi-bagi, mudah-mudah kita semua dipanjangkan umur, murah rezeki serta dijadikan pemimpin yang amanah, minimal di dalam keluarga," ujarnya pula.
Mukhlis yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Barat itu mengingatkan bahwa memilih pemimpin hendaknya secara rasional dan cerdas, sehingga diharapkan pemimpin yang terpilih adalah orang yang berkualitas.
Calon wagub pasangan dari calon gubernur Berlian Tihang itu menyatakan perang terhadap praktik politik uang (money politic).
Pada kesempatan itu, Mukhlis mengatakan masyarakat seharusnya menggunakan hak suaranya pada saat pelaksanaan pencoblosan 9 April mendatang untuk memilihnya, yaitu pasangan nomor urut satu, Berlianmu (Berlian Tihang-Mukhlis Basri).
"Suara kalian jangan sampai digadaikan hanya dengan duit dan sembako," ujarnya lagi.
Mukhlis mengemukakan bahwa masalah paling besar di Lampung adalah soal jalan yang rusak. Karena itu, dia berjanji bila menjadi wakil gubernur akan memperjuangkan masalah ini secara serius.
Dia menegaskan bahwa bersama calon gububernur Berlian Tihang bertekad untuk membangun Lampung agar dapat menyejahterakan masyarakatnya.
"Sampai saat ini kesejahteraan rakyat belum terwujud. Kami akan berjuang untuk itu, bukan janji kosong mengingat saya berprinsip tidak pernah berbohong," ujar dia pula.
Ia menyebutkan, buktinya di Lampung Barat bisa terpilih kembali menjadi bupati untuk periode kedua dengan perolehan suara 90,30 persen.
Selain program perbaikan jalan, Mukhlis juga menyampaikan bahwa Pemkab Lampung Barat juga mempunyai program pendidikan dan kesehatan gratis bagi semua masyarakat di daerah ini.
