Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Pelaksanaan pemungutan suara pemilihan gubernur Lampung bersamaan pemilu legislatif pada 9 April 2014, memunculkan kekhawatiran ketidaksiapan logistik pilgub yang musti ditenderkan, padahal waktunya yang kian dekat.
Namun Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Lampung Dr Nanang Trenggono menegaskan, tidak ada masalah lagi dalam tender logistik pemilihan gubernur Lampung, sehingga dipastikan pemungutan suaranya akan tetap dijalankan bersamaan Pemilu Legislatif 9 April 2014.
"Soal tender logistik Pilgub Lampung tidak ada persoalan lagi," ujar Nanang usai dialog tentang Pemilu 2014 di RRI Bandarlampung, Kamis (13/3) siang.
Nanang membenarkan dalam proses tender pencetakan surat suara untuk Pilgub Lampung 2014, memang ada perusahaan yang menyampaikan sanggahan atas penetapan pemenangnya.
"Kami sudah menjelaskannya, perusahaan yang akan mencetak surat suara Pilgub Lampung adalah perusahaan besar berpengalaman dan menyatakan akan siap mencetak sekaligus mendistribusikannya dalam waktu kurang dari 10 hari," ujarnya.
Dia menegaskan pula, dalam menentukan pemenang perusahaan yang mencetak surat suara itu, tidak ada intervensi dari komisioner KPU Lampung.
"Tidak ada sama sekali intervensi Komisioner KPU Lampung, karena tender itu semuanya ditangani panitia lelang sesuai aturan. Kalau komisioner sampai mengintervensi proses tender bisa masuk penjara," ujar Nanang.
Dia menegaskan, pihaknya secara teknis siap menggelar pemilu legislatif bersamaan dengan Pilgub 2014, sehingga bila masih ada keraguan dari berbagai pihak bahwa KPU Lampung tidak akan mampu melaksanakannya, harus ditepiskan.
"Kesiapan teknis untuk menggelar Pilgub Lampung berbarengan dengan Pemilu Legislatif 9 April nanti tidak ada masalah lagi," katanya.
Komisioner KPU Lampung juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk kelancaran pelaksanaan pilgub dan pemilu legislatif di Lampung, termasuk konsolidasi dengan kesekretariatan KPU Lampung yang semakin solid.
Pihak keamanan di daerah ini, menurut dia, juga terus melakukan persiapan pengamanan yang diperlukan.
Nanang mengajak semua pihak tidak perlu ragu-ragu atas pelaksanaan pilgub berbarengan dengan pemilu legislatif itu, dan mengimbau semua warga yang berhak memilik untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) masing-masing pada 9 April nanti.
Ia menegaskan bahwa secara teknis KPU Lampung siap melaksanakan pilgub bersamaan pemilu legislatif, dan diharapkan faktor nonteknis juga akan mendukungnya.
"Semua persiapan sudah oke, dan semua aturan dan panduan yang disusun KPU Lampung telah disetujui oleh KPU pusat. Pada akhir bulan ini semua logistik pilgub dan pemilu legislatif ditargetkan telah didistribusikan. Pelipatan surat suara tidak rumit, sehingga ditargetkan akan rampung menjelang pelaksanaan pemungutan suara," kata Nanang.
KPU Lampung menurut Nanang mengimbau semua pihak untuk bersama-sama mendukung dan membantu pelaksanaan pilgub bersamaan dengan pemilu legislatif itu dapat berjalan dengan lancar, aman dan tertib.
Secara nonteknis, katanya, diharapkan terjadi persaingan yang sehat antara parpol dan para caleg maupun pasangan calon gubernur-wagub Lampung.
"Ini pekerjaan besar yang perlu dukungan semua pihak, agar dapat dilalui bersama dengan baik," ujar Ketua KPU Lampung.
