Biak (ANTARA) - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Papua melalui Seksi Konservasi Wilayah III Biak memperketat pengawasan berbagai jenis tumbuhan dan satwa khas Papua yang dilindungi guna mencegah kepunahan.
"Untuk melakukan pengawasan satwa dan tumbuhan yang dilindungi pihak BKSDA Wilayah IIII Biak bersinergi dengan instansi terkait, yaitu Karantina Pertanian, Bea Cukai, dan kepolisian dan Avsec (Aviation Security) di area Bandara Frans Kaisiepo dan pelabuhan laut," ujar Kepala Seksi Wilayah III Biak BKSDA Papua Dahlan SP di Biak, Jumat.
Ia mengatakan hal itu terkait dengan pengawasan terhadap satwa dan tumbuhan endemik Papua.
Dia menyebut tentang satwa khas Papua dilindungi yang menjadi pengawasan, antara lain burung Nuri, Cenderawasih, Kakatua, dan berbagai jenis tumbuhan endemik khas daerah itu lainnya.
Siapa saja pembawa tumbuhan dan satwa yang dilindungi secara ilegal atau tanpa izin resmi dari aparat berwenang, kata dia, dapat dikenakan sanksi pidana penjara sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Terkait dengan perayaan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang diperingati setiap 5 November, kata dia, agar masyarakat meningkatkan kepedulian, perlindungan, pelestarian puspa, dan satwa nasional.
"Mengingatkan betapa pentingnya puspa dan satwa dalam kehidupan di lingkungan kita," katanya.
Dalam UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, ancaman hukuman bagi pembawa satwa dan tumbuhan yang dilindungi, yaitu pidana maksimal lima tahun penjara dan denda bisa mencapai Rp100 juta.
Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 106 Tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan Satwa Dilindungi di Indonesia, terdapat 904 jenis hewan dan tumbuh-tumbuhan, termasuk burung Cenderawasih, Nuri dan anggrek khas Papua, Buaya Irian Crocodylus novaeguineae, Kantong Semar Papua Nepenthes papuana.
Berita Terkait
Titiek Puspa merasa "dipeluk dan dibelai" oleh WR Soepratman
Sabtu, 11 November 2023 0:20 Wib
BKSDA Bengkulu akan mengembangkan bunga anggrek pensil
Minggu, 20 Maret 2022 13:57 Wib
Ditlantas Polda Lampung lepas 500 ekor burung peringati "Hari Cinta Puspa dan Satwa"
Jumat, 5 November 2021 18:37 Wib
Rayakan ultah ke-84, dua album Titiek Puspa hadir di platform streaming
Rabu, 3 November 2021 7:45 Wib
Pesilat Puspa Arumsari berpeluang tambah koleksi medali emas di PON Papua
Kamis, 7 Oktober 2021 12:27 Wib
Dinas PPPA bentuk Forum "PUSPA"
Jumat, 2 Juli 2021 9:24 Wib
Bandarlampung dan Puspa beri pelatihan manajemen kasus pada layanan anak
Kamis, 1 Juli 2021 18:26 Wib
Wali Kota Bandarlampung: Perlu upaya serius tangani persoalan anak dan perempuan
Selasa, 30 Maret 2021 17:12 Wib