Mesuji terima bantuan hibah satu unit kapal

id Mesuji, pelayaran rakyat, Pemkab Mesuji

Pemkab Mesuji menerima bantuan hibah satu unit kapal pelayaran rakyat (Pelra) (Antaralampung. com /Ist)

Mesuji (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mesuji menerima bantuan hibah satu unit kapal pelayaran rakyat (Pelra) dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Penandatanganan berita acara serah terima hibah kapal pelra tersebut dilakukan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Agus H. Purnomo dan Plt Bupati Mesuji Saply TH.

Serah terima ini hibah ini disaksikan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin, 

 Selain Mesuji, daerah lain yang menandatangani berita serah terima bantuan kapal pelra, antara lain Kota Bengkulu, Kabupaten Kampar, Kabupaten Pesisir Barat, Kabupaten Kayong Utara, Kota Pariaman, Kabupaten Mamuju, dan Kota Bima.

Plt Bupati Mesuji Saply mengucapkan terima kasih atas bantuan dari pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan.

Bantuan kapal ini memang terus dibutuhkan Pemkab Mesuji mengingat wilayah itu yang dilintasi Sungai Mesuji. 

"Bantuan kapal pelra ini menambah satu armada yang dimiliki oleh Pemkab Mesuji. Selain bantuan kapal pelra serupa yang kita terima tahun lalu. Mudah-mudahan dapat segera kita operasikan untuk menunjang transportasi penumpang dan logistik melalui jalur sungai," kata Saply.

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar masih tetap membutuhkan pelayaran rakyat. Sebagai salah satu modal transportasi penghubung antarpulau, Pemerintah Pusat sangat mendukung tingkatkan konektivitas

 “Kami berharap agar Pemda yang menerima kapal bisa mengelola dan memanfaatkan dengan baik. Sehingga bisa meningkatkan konektivitas antardaerah, baik untuk kepentingan penumpang maupun barang,” kata dia.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishub Kominfo) Kabupaten Mesuji Widada mengungkapkan, kapal pelra yang diserahkan senilai Rp2,3 miliar yang berasal dari APBN Tahun Anggaran 2018. Kapal tersebut memiliki panjang 17,8 meter, berkapasitas 24 penumpang, dan mampu mengangkut muatan maksimal 10 ton, dengan kapasitas mesin 35 GT yang mampu berjalan pada kecepatan rata-rata 9 knot.

“Kapal pelra telah dilengkapi dengan fasilitas peralatan keselamatan yang cukup modern dan lengkap, seperti jaket keselamatan, perlengkapan pencegahan kebakaran, perlengkapan navigasi, radio komunikasi, dan pencegahan pencemaran. Serta tetap memperhatikan aspek kenyamanan penumpang,” katanya.

Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar