Program Lampung Terang 2019 Dianggarkan Rp200 Miliar

id pln

Program Lampung Terang 2019 Dianggarkan Rp200 Miliar

Kantor PLN Lampung (antaralampung/Damiri)

Bandarlampung, 16/2 (Antara) - Program Lampung terang 2019 yang diwacanakan oleh pemerintah telah dianggarkan senilai Rp200 miliar untuk membangun perusahaan listrik negara (PLN) di 58 desa yang belum tersaluri listrik.

"Anggaran PLN secara angka pastinya belum terbit karena masih menunggu persetujuan. Tapi itu sudah dianggarkan oleh pusat kisaran di anggka 200 miliar," kata Reza Aji Ismail Divisi Perencanaan Listrik Perdesaan PLN Distribusi Lampung di Bandarlampung, Sabtu.

Reza melanjutkan 58 desa dalam program 2019 terang sudah mulai berjalan di sembilan desa seperti Pulau Pisang, Pulau Legundi, dan Pulau Tabuan sedang proses pengerjaan.

"Sisanya yang sudah siap bangun sudah ada sekitar 30-an desa. Kita juga perlu birokrasi dari PLN sendiri untuk persiapan dari pelelangan yang sudak kita siapkan," kata dia.

Dalam program Lampung terang 2019 tersebut dari 58 desa yang diwacanakan untuk disaluri listrik, Reza mengaku ada sedikit kendala di 19 desa. Menurut dia kendala tersebut adanya perlu perizinan dari kementerian dan pemerintah setempat.

"Kendala kita di desa secara administrasi melewati hutan lindung kemudian akses jalan. Bahkan yang belum ada jalan kita sudah buka jalan untuk mendukung secara teknis pengiriman material. Kita usahakan untuk mendapatkan izin dari Kemeneterian Kehutanan dan juga komunikasi terhadap pemerintah dan masyarakat setempat," kata dia menerangkan.

Untuk memperlancar program Lampung terang 2019, pihaknya juga meminta kepada masyarakat agar bisa membebaskan sedikit lahan atau perkebunan guna menunjang jaringan PLN agar bisa masuk melewati jaringan di udara.

"Yang terpenting relakan untuk jalan, mobilisasi pengangkutan barang paling tidak bisa masuk material. Karena dari 58 desa itu, kita ditargetkan dari Kementerian ESDM mencapai 100 persen pada tahun 2019 ini. Kami sudah lakukan survei ke kades, camat, maupun bupati setempat," kata dia mengungkapkan.***1***
(DAM*T013)

Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.