Sabtu, 21 Oktober 2017

Kanwil DJP Bengkulu-Lampung Luncurkan Program KSWP

id bupati lamtim louncing kwsp
Kanwil DJP Bengkulu-Lampung Luncurkan Program KSWP
Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim di dampingi wakilnya Zaiful Bokhari, Sekda Syahrudin Putera dan Kepala Kantor DJB Lampung-Bengkulu Erna Sulistyowati saal melaunching program KSWP di Kantor Dinas Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu Lampung Timur, Senin (25/9). (FOTO: ANTARA Lampung/Muklasin)
...Jangan khawatir bu, saya dan pak wakil dan pak sekda yang akan memonitor pelaksanaanya, kata Bupati...
Lampung Timur (ANTARA) - Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Wilayah Bengkulu dan Lampung meluncurkan Program Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) yang pertama di Lampung.

Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung mengklaim Lampung Timur sebagi kabupaten yang pertama kali menerapkan Program KSWP tersebut.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Wilayah Bengkulu dan Lampung Erna Sulistyowati sebelum peluncurn program Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) di Kantor Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Lampung Timur, Senin, menjelaskan diluncurkanya Program KSWP oleh Direktorat Jenderal Pajak RI adalah untuk memperkuat administrasi perpajakan dan meningkatkan kepatuhan para wajib pajak.

Menurut dia melalui program KSWP itu akan mendukung instansi pemerintah terkait seperti Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Lampung Timur sebelum memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Lewat program KSWP ini status wajib pajak bisa diketahui apakah sudah punya NPWP atau belum, kedua mengetahui apakah sudah menyampaikan SPT tahunannya atau belum dan jika sudah baru kantor perizinan ini bisa memproses perizinanya, " katanya menjelaskan.

Diharapkan oleh DJP RI melalui program tersebut, kata Erna Sulistyowati semua orang yang telah memiliki penghasilan akan turut berkontribusi kepada negara melalui pajak.

"Karena pada kenyataannya masih banyak orang yang belum punya NPWP dan enggan membayar pajak, " ungkapnya.

Kepala Kanwil DJP Bengkulu-Lampung ini menyatakan program KSWP di Lampung pertama kali diterapkan di Kabupaten Lampung Timur. Dia pun meminta program KSWP itu dijalankan berkelanjutan.

"Saya mohon dipantau ibu bupati, pak wakil bupati juga pak sekda tidak hanya launching-nya saja tapi juga pada tahap pelaksanaanya, karena harapan program ini bisa berkontribusi kepada negara dan otomatis berimbas pada APBD Lampung Timur seperti dana yang dikucurkan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah," harapnya.

Peluncuran secara simbolis program KSWP di Kantor Dinas Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Lampung Timur itu dilaksanakan oleh Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim, didamping wakilnya Zaiful Bokhari, Sekda Syahrudin Putera, Kepala Kantor Wilayah DJP Bengkulu-Lampung Erna Sulistyowati, Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Heri Alpasa dan disaksikan sejumlah kepala skpd dan badan di Pemkab Lampung Timur. Dan dilanjutkan tinjauan ruangan pelayanan program KSWP.

Bupati Chusnunia menyambut baik diluncurkannya program KSWP itu apalagi dari 15 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung daerahnya lah yang pertama kali menerapkan sistem tersebut.

Chusnunia menyatakan program Direktorat Jenderal Pajak itu harus berjalan karena memberikan manfaat kepada masyarakatnya.

"Dengan adanya program KSWP ini bisa memaksimalkan potensi pendapatan kita yang bersumber dari pajak," ujar bupati perempuan di Lampung ini.

Bupati perempuan di Lampung ini pun menjanjikan untuk turut menyukseskan program KSWP tersebut.

"Jangan khawatir bu, saya dan pak wakil dan pak sekda yang akan memonitor pelaksanaanya," katanya.
(ANTARA)

Editor: Samino Nugroho

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0077 seconds memory usage: 0.48 MB