Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Konsep pembangunan gedung Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung mengusung tema "green and smart office" sehingga fasilitas di dalamnya didesain ramah lingkungan dan memperhatikan efisiensi penggunaan sumber daya.
"Gedung berlantai empat dengan luas bangunan 11.700 meter persegi yang baru diresmikan itu juga dihiasi Siger Lampung sebagai 'Land Mark of Lampung'," kata Pemimpin Kantor Perwakilan BI Provinsi Lampung, Gandjar Mustika, pada peresmian gedung BI Lampung, di Bandarlampung, Kamis (20/12).
Ia menyebutkan, efisiensi sumber daya itu berupa infrastruktur listrik dan penggunaan air yang serba otomatis sehingga penggunaannya dapat diatur dan dimonitor secara lebih effektif dan efisien.
Dia menjelaskan, halaman gedung BI Lampung nantinya akan menjadi taman dengan pepohonan serta bunga yang serba hijau dengan dihiasi Siger Lampung sebagai "Land Mark of Lampung" sehingga dapat menggambarkan ciri khas bagunan Lampung, karena pada hakikatnya gedung baru tersebut milik masyarakat Lampung.
Menurut Gandjar, untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam pemenuhan uang layak edar, gedung baru ini mempunyai kapasitas khasanah (tempat penyimpanan uang) lebih besar dibandingkan dengan gedung lama.
"Adanya peningkatan kapasitas khasanah ini diharapkan dapat lebih mendukung kegiatan transaksi tunai dalam rangka mendukung aktivitas perekonomian di Lampung," ujarnya.
Ia menjelaskan, gedung baru ini juga dilengkapi dengan lima ruang rapat yang tersebar di lantai satu dan tiga dan satu "hall room" ruang pertemuan di lantai empat dengan kapasitas tamu sebanyak 800 orang.
Kapasitas ruang rapat tersebut diwujudkan sebagai upaya Bank Indonesia untuk lebih meningkatkan koordinasi dengan penentu kebijakan di daerah melalui kegiatan fasilitasi pertemuan dan rapat koordinasi.
Sarana lainnya berupa area parkir gedung BI Lampung diperluas sehingga dapat menampung sekitar 118 mobil. Sebagai upaya menjaga kenyamanan bagi bank penyelenggara kliring, disediakan area parkir motor dengan kapasitas sekitar 50 unit motor.
Bank Indonesia lanjutnya, senantiasa berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya di Lampung melalui pembangunan gedung baru Kantor Perwakilan BI Provinsi Lampung.
Dia mengharapkan, ke depan gedung baru ini dapat menjadi kebanggaan masyarakat Lampung baik karena kemegahannya dan kontribusinya bagi perkembangan kapasitas perekonomian Provinsi Lampung yang yang berkualitas dan berkelanjutan.
Pembangunan gedung BI Lampung di atas laha seluas 13.819 meter persegi. Pembangunan gedung berlantai empat dengan luas bangunan mencapai 11.700 meter persegi itu dimulai pada 19 Februari 2010 yang peletakan batu pertamanya oleh Gubernur Lampung, Sjahroedin ZP dan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ardhayadi Mitroatmodjo.
Peresmian gedung BI Lampung sendiri oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas.
