Realisasi Tanam Jagung Lampung Timur Turun

id Jagung

Luas tanam jagung sebelumnya mencapai 56.821 hektare, sedangkan pada musim ini hanya 32.694 hektare akibat musim kemarau

Sukadana (ANTARA LAMPUNG) - Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung mencatat luas realisasi penanaman komoditas jagung di daerah itu menurun sekitar 45 persen pada musim ini.

"Luas tanam jagung sebelumnya mencapai 56.821 hektare, sedangkan pada musim ini hanya 32.694 hektare akibat musim kemarau ," kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Lampung Timur, Muhammad Yusuf, di Sukadana, Jumat.

Ia mengatakan, pada musim ini terhitung sejak enam bulan terkahir dari April sampai September 2011 sedangkan pada musim sebelumnya terhitung dari Oktober 2010 sampai Maret 2011.

Penurunan ini, katanya, terjadi hampir merata di seluruh kecamatan karena musim kemarau menyebabkan lahan pertanian tidak dapat tergarap optimal baik persawahan maupun perladangan.

Kemudian, penurunan paling parah terjadi pada empat bulan terakhir atau dari Mei sampai September 2011 bersamaan dengan datangnya musim kemarau dan puncaknya selama dua bulan terakhir.

"Pada bulan Agustus luas tanam jagung hanya seluas 525 dan September seluas 399 hektare di seluruh wilayah," katanya.

Ia menyebutkan, realisasi tanam paling luas sepanjang tahun ini berada Kecamatan Bandarsribhawono seluas 22.045 hektare, Sekampungudik seluas 12.173 hektare, Margasekampung seluas 7.285 hektare, Wawaykarya seluas 5.354 hektare, Sekampung seluas 5.274 hektare, Metrokibang seluas 5.652 hektare, dan Wayjepara seluas 5.263 hektare.

Kemudian, Kecamatan Jabung seluas 5.220 hektare, Melinting seluas 2.870 hektare, Sukadana seluas 2.872 hektare, Batanghari seluas 2.715 hektare, Bumiagung seluas 1.750 hektare, Batangharinuban 3.215 hektare, Pekalongan seluas 1.709 hektare, Waybungur seluas 1.410 hektare.

Selain itu, penanaman paling sedikit berada di Kecamatan Pasirsakti seluas 60 hektare, Labuhanmaringgai seluas 162 hektare, Matarambaru seluas 275 hektare, Gunungpelindung seluas 300 hektare, Labuhanratu seluas 89 hektare, Pekalongan 479 hektare dan Ramanutara seluas 445 hektare.

Masih kata Yusuf dari data tersebut maka total realisasi tanam pada tahun ini seluruhnya mencapai 88,975 hektare yang terdiri dari dua priode, yakni priode pertama 56.281 hektare dan priode ke dua 32.694 hektare.

Yusuf menambahkan,dari luas tersebut produtivitas rata-rata tanaman jagung 45,29 kuintal per hektare atau 4.529 kilogram dengan produksi total mencapai 640.407 ton per tahun.

Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.