Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Kegemaran warga Kota Bandarlampung menikmati es kelapa muda saat berbuka puasa menyebabkan penjual jenis minuman tersebut melonjak selama Ramadan 1432 Hijriah di daerah itu.
Pantauan ANTARA di Bandarlampung, Sabtu, penjual es kelapa muda selama Ramadhan ini cukup ramai menjajakan dagangannya, seperti yang terlihat di Jalan Laks RE Martadinata, Jalan Mayor Salim Batubara, Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Pangeran Diponegoro.
Tidak hanya di pinggir jalan, di beberapa lapangan terbuka yang ada di Bandarlampung, seperti Lapangan Saburai Enggal dan PKOR Way Halim penjual es kelapa muda juga terlihat menjajakan dagangannya menjelang berbuka puasa, sekitar pukul 15.00 sampai 19.00 WIB.
Kelapa muda masih menjadi pilihan favorit untuk berbuka puasa bagi warga di Kota Bandarlampung, Lampung.
"Kelapa muda sangat diminati mereka yang melaksanakan puasa untuk berbuka," kata pedagang kelapa muda, Yani.
Dikatakannya, kelapa muda yang dijualnya ada dalam bentuk gelondongan maupun setelah diolah menjadi menu es kelapa.
Kelapa muda ukuran kecil, lanjut dia, dijual dari harga Rp3.000 hingga Rp4.000 per buah, sebelum diolah menjadi menu es kelapa. Sedangkan untuk kepala ukuran sedang dan besar harganya mulai dari Rp5.000 hingga Rp7.000 per buah, setelah diolah menjadi menu es kelapa.
Yani yang berdagang es kelapa setiap hari di pinggir Jalan Wolter Monginsidi, Telukbetung, Bandarlampng, menjelaskan pasokan kelapa muda biasanya didapat dari para pengantar yang setiap hari datang.
"Pasokan kebanyakan datang dari daerah Padang Cermin Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, dan sekitarnya" katanya.
Ketika ditanyakan pendapatan per hari, Yani menjelaskan cukup untuk kebutuhan sehari-hari, satu buah kelapa bisa menguntungkan Rp1.000 hingga Rp1.500 per buah.
(ANTARA/PSO-046).
