Jakarta (ANTARA) - Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa mengakui dirinya yang paling bertanggung jawab atas kekalahan tim asuhannya kontra Albacete sehingga membuat Los Blancos tersingkir dari ajang Piala Raja.
"Jika ada yang bertanggung jawab atas kekalahan ini, itu adalah saya, karena sayalah yang membuat keputusan mengenai susunan pemain, bagaimana kami ingin bermain, perubahan, dan lain sebagainya," ujar Arbeloa, dikutip dari laman resmi klub, Kamis.
Pada pertandingan menghadapi Albacete pada babak 16 besar Piala Raja, Real Madrid harus menelan kekalahan dengan skor tipis 2-3 dan bahkan sempat tertinggal dua kali.
Arbeloa menjelaskan jika kekalahan merupakan sebuah hasil yang buruk bagi Real Madrid dan dia menyadari suporter merasakan rasa sakit akibat hasil ini.
Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut menambahkan meski menghadapi tim di kasta bawah, bukan menjadi jaminan bahwa Real Madrid akan mudah mengemas kemenangan.
"Saya hanya bisa berterima kasih kepada para pemain atas sambutan yang mereka berikan dan usaha yang telah mereka lakukan hari ini," jelas Arbeloa.
"Saya berusaha untuk mengembalikan performa mereka, baik secara fisik maupun mental. Kita harus meningkatkan performa dan bersiap untuk pertandingan hari Sabtu," sambungnya.
Pada pertandingan ini Real Madrid mencetak gol melalui Franco Mastantuono dan Gonzalo Garcia, sedangkan Albacete mengemas kemenangan berkat Javi Villar serta Jefte Betancor (2).
Selanjutnya Real Madrid akan melakoni pekan ke-20 Liga Spanyol dengan menjamu Levante di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Sabtu (17/1) pukul 20.00 WIB.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Real Madrid tersingkir, Arbeloa: saya yang paling bertanggung jawab
