Pemkot Bandarlampung targetkan SPPG dapat siapkan 3.000 porsi MBG

id Lampung ,Bandarlampung ,Kota Bandarlampung,Sppg ts, MBG ts

Pemkot Bandarlampung targetkan SPPG dapat siapkan 3.000 porsi MBG

Ilustrasi: siswa sekolah di Bandarlampung sedang menikmati makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). ANTARA/Ruth Intan S

Setiap SPPG ditargetkan mampu melayani hingga 3.000 porsi makanan bergizi setiap harinya

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menargetkan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan dibangun menyiapkan 3.000 porsi Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Setiap SPPG ditargetkan mampu melayani hingga 3.000 porsi makanan bergizi setiap harinya," kata Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana di Bandarlampung, Selasa.

Ia pun berharap pihak-pihak yang telah ditunjuk untuk menjalankan SPPG dapat memaksimalkan MBG ini, guna mendukung program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Pusat.

"Pegawai pemkot nantinya akan ikut mengisi dan menjalankan operasional SPPG ini, kami juga akan menunjuk orang yang memasak makanannya dengan pendampingan dari Badan Gizi Nasional (BGN)," kata dia.

Sehingga, lanjut dia, diharapkan Program MBG di Kota Bandarlampung bisa berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat khususnya di kota ini.

"Sejauh ini kami sudah tetapkan tiga lokasi yang nantinya akan dibangun SPPG, yakni di Kecamatan Tanjung Karang Timur, Labuhan Ratu, dan Rajabasa," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bandarlampung Dedi Sutiyoso, mengatakan pembangunan SPPG akan dilakukan serentak dengan anggaran sekitar Rp700 juta untuk setiap lokasi.

“Itu bangunan baru, bukan perbaikan. Ukurannya sekitar 20x20 meter. Sementara itu untuk peralatan masak yang akan ada di dalamnya berbeda anggarannya. Jadi anggaran Rp700 juta itu untuk bangunan SPPG saja," kata dia.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkot Bandarlampung targetkan SPPG siapkan 3.000 porsi

Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.