PGI Lampung ajak umat Kristen maknai Paskah jadi pribadi lebih kuat

id PGI Lampung, paskah lampung

PGI Lampung ajak umat Kristen maknai Paskah jadi pribadi lebih kuat

Ilustrasi- Umat Kristiani Lampung tengah melakukan ibadah. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Bandarlampung (ANTARA) - Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Wilayah Lampung mengajak umat Kristiani di daerahnya memaknai momen Paskah untuk bertumbuh menjadi pribadi lebih kuat di tengah berbagai tantangan hidup.

"Pada Paskah 2023 ini tema yang diambil dengan berlandaskan dari ayat Alkitab yaitu Matius 28 ayat 7 dan 10, ialah Ia mendahului kamu ke Galilea, jangan takut, " ujar Sekretaris Umum PGI Lampung Riswan Pangaribuan, dari Bandarlampung, Minggu.

Menurut dia dari tema tersebut ada sejumlah pesan yang ingin di sampaikan kepada umat Kristiani untuk memaknai peristiwa kematian dan kebangkitan Yesus Kristus di Paskah 2023 ini.

"Di masa Paskah 2023 ini, Kristus hadir dan mendahului kita dengan menunjukkan jalan melalui kebangkitan sesudah kematian. Ia telah memberikan panduan yang jelas bagi kita untuk, menjadi gereja dan pribadi yang kuat dan tidak perlu takut meski ada kondisi ekonomi ataupun politik menjelang Pemilu 2023 yang berfluktuasi," katanya.

Ia mengatakan umat Kristiani diharapkan untuk bertumbuh lebih kuat dalam menjalani beragam tantangan hidup, sebab kondisi saat ini belum sungguh-sungguh terlepas dari banyak masalah krusial.

"Inti dari semuanya, kita umat Kristen diminta agar tidak takut dalam menghadapi berbagai rintangan, dan tetap menjadi pribadi yang kuat, yang berpegang kepada nilai-nilai pengorbanan Yesus Kristus yang menebus dosa manusia," tambahnya.

Tanggapan atas adanya momen Paskah di Lampung juga di katakan oleh salah seorang umat Kristen, Vincentius Siregar.

"Momen Paskah tahun ini meski tidak berkumpul bersama keluarga, sebab harus menyelesaikan tugas pekerjaan tentu memiliki makna mendalam bagi kita umat Kristen," katanya.

Vincent mengatakan makna mendalam Paskah yang menjadi bahan introspeksi diri yaitu harus berani menghadapi segala rintangan serta tidak takut.

"Kami sebagai umat-Nya tentu harus terus berpaut kepada-Nya, jadi segala rintangan, permasalahan pergumulan bukan untuk di takuti tetapi harus di lewati dengan bersuka hati," tambahnya.