Polisi Banyumas Tidak Takut Menghadapi Teroris

id kapolres jawa tengan azis

Polisi Banyumas Tidak Takut Menghadapi Teroris

Kapolres Banyumas AKBP Azis Andriansyah saat memberi keterangan kepada wartawan (Foto: ANTARAJATENG.COM/Sumarwoto)

...Kami instruksikan kepada seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancamanan teroris, katanya...

Purwokerto, Jawa Tengah (ANTARA Lampung) - Anggota Kepolisian Resor Banyumas, Jawa Tengah, sebagai pejaga dan pelayan masyarakat tidak pernah takut menghadapi teroris, kata petinggi kepolisian setempat.

"Kami tidak takut karena kami ini penjaga dan pelayan masyarakat. Kalau kami takut, bagaimana masyarakat," kata Kapolres Banyumas Ajun Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah, di Purwokerto, Sabtu.

Kapolres mengatakan hal itu kepada wartawan terkait tiga aksi teror terhadap polisi yang terjadi dalam satu pekan terakhir.

Kendati demikian, dia mengatakan pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror di wilayah Banyumas terutama di markas komando atau kantor-kantor kepolisian termasuk petugas di lapangan yang sedang melaksanakan pengamanan arus balik lebaran.

"Sekali lagi, kami siap menghadapi dan tidak takut," tegasnya.

Terkait pengamanan personel di lapangan, Kapolres mengatakan pihaknya dibantu secara berjenjang dari Seksi Propam diterjunkan untuk membantu petugas yang sedang bertugas mengatur lalu lintas arus balik.

Selain itu, kata dia, pengamanan petugas di lapangan juga dibantu personel Brimob.

"Oleh karena itu, di lokasi-lokasi tertentu seperti Ajibarang dan Pekuncen terdapat personel Brimob bersenjata lengkap," katanya.

Ia mengatakan jauh hari sebelum personel Polres Banyumas diterjunkan ke lapangan untuk melaksanakan Operasi Ramadniya 2017 telah dilatih untuk menghadapi ancaman teroris.

"Kami instruksikan kepada seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancamanan teroris," katanya.


Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.