Menpera Tinjau Rekonstruksi Rumah Warga Balinuraga

id Menpera Tinjau Rekonstruksi Rumah Warga Balinuraga

Menpera Tinjau Rekonstruksi Rumah Warga Balinuraga

Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz saat meninjau salah satu rumah warga korban konflik yang belum diperbaiki di Desa Balinuraga, Kecamatan Waypanji, Lampung Selatan, Selasa (5/2). (Foto: ANTARA LAMPUNG/Kristian Ali)

Kalianda, Lampung Selatan (ANTARA LAMPUNG) - Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz meninjau proses rekonstruksi rumah warga yang rusak akibat konflik horizontal di Desa Balinuraga Kecamatan Waypanji Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.

"Saya meminta permasalahan teknis terkait dengan syarat penyelesaian rumah korban konflik harus segera diselesaiakan," kata Menpera, saat meninjau pembangunan rumah warga di Desa Balinuraga, Selasa.

Hal tersebut dikatakan Menpera, mengingat dari 505 unit rumah warga dalam pembangunan, masih ada sekitar 71 unit rumah yang belum dimulai pengerjaannya, bahkan sejumlah warga masih menempati tenda-tenda darurat.

Menpera juga meminta kepada stafnya yang menangani pembangunan itu untuk tinggal dan mengawasi langsung proses pembangunan agar segera rampung.

"Saya akan minta staf untuk tinggal di sini dan melakukan pendataan ulang seluruh warga yang beberapa waktu lalu sudah terdata," kata dia lagi.

Kendala yang dihadapi oleh 71 keluarga yang rumahnya belum dibangun karena tidak dapat mencairkan dana program bantuan itu akibat terganjal dengan proses administrasi, seperti warga tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) karena terbakar bersama rumah mereka saat konflik.

"Saya tidak ingin permasalahan yang ada saat ini berlanjut, akibatnya warga jadi terbengkalai," ujar Menpera lagi.

Kementerian Perumahan Rakyat menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada warga pada empat desa di Lampung Selatan, yakni Desa Sidoreno dan Balinuraga di Kecamatan Waypanji sebanyak 505 unit rumah, juga Desa Gunung Terang dan Agom sebanyak 164 unit rumah.

Setiap warga yang mendapatkan program ini juga akan mendapatkan bantuan dana untuk perbaikan rumah sebesar Rp11 juta yang diberikan secara bertahap.

Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.