Presiden perintahkan persoalan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata Papua diselesaikan

id TNI,Kelompok Kriminal Bersenjata Papua,Presiden Jokowi

Prajurit TNI dan Polri mengusung peti jenazah korban KKB di Bandara Moses Kilangin Timika, Mimika, Papua, Jumat, 7 Desember 2018. Insiden penyerangan dan penembakan ini terjadi pada 2 Desember 2018 lalu. (ANTARA/Jeremias Rahadat)

Bandarlampung (ANTARA) - Presiden Joko Widodo memerintahkan TNI dan Polri untuk menyelesaikan persoalan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) di Papua.
         
"Iya ini sudah saya perintahkan sejak peristiwa yang pertama dulu untuk dikejar, diselesaikan," kata Presiden kepada wartawan usai meresmikan tol Bakauheni-Terbanggi Besar di Gerbang Tol Natar pada Jumat.
         
Menurut Presiden, tantangan dalam pengejaran pelaku penembakan yakni medan hutan belantara yang berat. Hal itu mempersulit personel Polri maupun TNI dalam melakukan penangkapan.
         
Sebelumnya terjadi penyerangan kepada pos TNI sehingga baku tembak antara kelompok sipil bersenjata dengan TNI di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, pada Kamis tidak terhindarkan.
         
Kejadian itu menggugurkan tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Nanggala, yakni Sersan Dua Mirwariyadin, Sersan Dua Yusdin, dan Sersan Dua Siswanto.  
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar