Bapenda Waykanan luncurkan aplikasi online pembayaran pajak

id kepala bapenda wayka, hendri syahri

Bapenda Waykanan luncurkan aplikasi online pembayaran pajak

Kepala Bapenda Waykanan Hendri Syahri (Foto: Antaralampung.com/Emir Fajar Saputra)

Kita menggunakan aplikasi ini untuk mempermudah masyarakat, semoga masyarakat bisa senang dengan metode pembayaran berbasis aplikasi ini, katanya
Waykanan, Lampung (Antaranews Lampung) - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung, akan meluncurkan aplikasi online Sistem Informasi Pajak Daerah (Simpada) untuk guna mempermudah masyarakat membayar pajak.

Metode pembayaran pajak berbasis aplikasi ini merupakan yang pertama di Provinsi Lampung, karena akan mempermudah masyarakat dalam membayar, kata Kepala Bapenda Waykanan, Hendri Syahri di Blambanganumpu, ibu kota Waykanan, Senin (30/7).

Dengan aplikasi Simpada ini para wajib pajak dapat langsung membayar melalui handphone (smartphone) tanpa susah?susah harus mengantre di bank atau kantor pos.

"Kita menggunakan aplikasi ini untuk mempermudah masyarakat, semoga masyarakat bisa senang dengan metode pembayaran berbasis aplikasi ini," katanya.

Menurut Hendri, aplikasi Simpada ini merupakan pilihan bagi masyarakat untuk mencari yang termudah dalam membayar pajak, karena makin banyak pilihan dalam membayar pajak makin tinggi pula tingkat kepercayaan masyarakat.

"Dengan aplikasi Simpada, kita berharap dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat lebih percaya dan puas bahwa membayar pajak itu mudah dengan adanya aplikasi ini," katanya

Aplikasi ini akan diluncurkan Selasa (31/7) dan langsung diikuti dengan melakukan sosialisasi ke kampung-kampung agar masyarakat luas bisa menggunakannya.

Aplikasi ini terkoneksi langsung ke daerah, karena ke depan pembayaran akan dibuatkan sistem barcode.

"Kalau ada metode pembayaran yang mudah, kenapa harus yang sulit," katanya.

Diyah pegawai Bank BRI Waykanan mengatakan, dalam uji coba aplikasi Simpada, para wajib pajak bisa langsung menggunakan aplikasi untuk mempermudah masyarakat.

"Dari hasil uji coba, semuanya berhasil dan masyarakat bisa bayar dengan aplikasi dan tanpa harus datang ke bank untuk mengantre," kata Diah.