Harga jengkol di Bandarlampung Rp35.000/Kg

id harga jengkol naik,jengkol di bandarlampung

Jengkol semakin diminati masyarakat yang menyebabkan harganya semakin naik (Foto : Antaralampung.com/Dok))

Saya bersama anak buah ke lapangan untuk melihat apakah masih ada jengkol atau tidak bila ada langsung kita beli, termasuk yang masih dipohon, ujarnya
Bandarlampung (Antaranews Lampung) – Harga buah jengkol di Kota Bandarlampung mengalami kenaikan hingga 50 persen dari Rp15.000/kg menjadi Rp35.000/kg, kenaikan ini terjadi sejak akhir tahun 2017 lalu.

"Harganya (jengkol) saat ini lumayan mahal dan cukup tinggi dibandingkan beberapa bulan lalu yang hanya di kisaran Rp15.000/kg, itu pun barangnya susah didapat," kata Heri Al Zikri, pedagang jengkol di Bandarlampung, Senin (19/2).

Ia mengatakan kenaikan harga jengkol ini dikarenakan tingginya permintaan dari daerah tujuan penjualan, salah satunya DKI Jakarta. Ia mengaku setiap harinya mengirim 1–2 ton jengkol.

Tingginya permintaan saat ini berbanding terbalik dengan jumlah ketersedian barang. Jengkol saat ini sulit didapat, sehingga harus mencari hingga ke kampung–kampung, katanya.

Menurut dia, untuk memenuhi pesanan jengkol setiap harinya, Heri mengaku bersama anak buah berkeliling ke sejumlah kampung untuk mendapatkan buah jengkol, bahkan yang masih dipohon pun dipesannya untuk dibeli.

"Saya bersama anak buah ke lapangan untuk melihat apakah masih ada jengkol atau tidak bila ada langsung kita beli, termasuk yang masih dipohon," ujarnya. 

Walaupun permintaan sedang tinggi, beberapa pekan terakhir jengkol susah didapatkan, bahkan dalam dua pekan terakhir dirinya hanya mampu mengirimkam dua ton ke pasar.

"Pengiriman mengalami penurunan lantaran buah jengkol sulit didapat," kata Heri.

Buah jengkol saat cukup laris karena bisa dimasak dan disayur dengan sejumlah sajian antara lain semur jengkol, keripik jengkol, rendang jengkol dan lainnya yang mulai diminati masyarakat.
Pewarta :
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar