Karawang (ANTARA Lampung) - Petugas "kesehatan gendong" dengan sepeda motor dan mobil ambulans di Tempat Peristirahatan kilometer 42 tol Jakarta-Cikampek telah menangani 47 pemudik sejak Selasa (27/6) hingga Minggu (2/7).
"Para pemudik yang kami tangani rata-rata mengeluhkan sakit kepala, diare, hingga sakit maag. Kami juga sempat menangani kecelakaan ringan di kilometer 39," kata petugas kesehatan dari Puskesmas Wanakarta Karawang, Dede Sutrisna, di Tempat Peristirahatan kilometer 42 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Minggu.
Dede mengatakan telah menyiapkan tabung oksigen, cairan infus, papan patah tulang, hingga obat-obatan untuk menangani para pemudik dengan keluhan ringan.
"Jika terdapat korban kecelakaan dengan luka sedang atau berat atau keluhan sakit berat, kami langsung merujuk mereka ke rumah sakit terdekat," kata Dede.
Dede meminta kepada para pemudik yang merasa kesehatannya terganggu agar segera mencari fasilitas kesehatan terdekat dan tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan.
"Kami kemarin merujuk pemudik asal Jawa Timur yang mengalami sakit maag akut ke rumah sakit terdekat. Dia mengaku menahan rasa sakit sejak di Pemalang," kata Dede.
Rekan Dede, Iyon Sofyang mengatakan "kesehatan gendong" dengan sepeda motor mampu menembus kemacetan di jalan tol untuk menangani korban kecelakaan.
"Kami hanya menangani kasus-kasus pendarahan, sumbatan jalan nafas, kecelakaan cedera leher, dan dehidrasi ringan dengan sepeda motor," ujar Iyon yang bertugas sebagai pengendara "kesehatan gendong" sepeda motor.
Puskesmas-puskesmas di Karawang telah menyiagakan total empat "kesehatan gendong" baik di Tempat Peristirahatan kilometer 62 maupun Tempat Peristirahatan kilometer 42 tol Jakarta-Cikampek.
