Pengamat: Beri Kompensasi Masyarakat Tunda Mudik

id arus mudik, tol cipali, pantura

Pengamat: Beri Kompensasi Masyarakat Tunda Mudik

Pemudik Motor di Merak (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

Jakarta (ANTARA Lampung) - Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setidjawarno mengatakan pemerintah perlu memberi kompensasi bagi masyarakat Jakarta yang menunda mudik karena membantu mengurangi kemacetan saat arus mudik Lebaran.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Kamis, Djoko menjelaskan kompensasi bagi masyarakat yang menunda mudik bisa berupa diskon atau bahkan gratis biaya transportasi di Jakarta.

"Hal itu dapat dilakukan dengan memberi kompensasi bagi warga yang tidak ikut mudik. Mudiknya jadi setelah Lebaran. Caranya, memberi gratis tol dalam kota Jakarta, gratis menggunakan bus Transjakarta dan KRL Jabodetabek," kata Djoko.

Djoko menerangkan upaya pemerintah dalam pelayanan mudik Lebaran, baik dalam peningkatan sarana maupun prasarana, dipastikan masih ada kekurangan dan tidak bisa total dalam mengurangi kemacetan.

Selain itu, kata dia, persiapan pelayanan mudik Lebaran juga mengalami keterbatasan dalam segi finansial maupun kendala waktu.

Oleh karena itu Djoko berpendapat pemerintah perlu juga mengajak masyarakat menunda mudik dengan memberikan kompensasi.

"Ini bentuk kompensasi buat warga yang tidak ikut mudik. Mengenai teknis operasionalnya, dapat dilakukan berikutnya.

Setidaknya, tidak ikut mudik bersama dapat mengurangi kepadatan lalu lintas, terutama yang menggunakan kendaraan bermotor pribadi," kata Djoko.


(ANTARA)

Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.