Harga gabah di Lampung turun 4 persen

id bps lampung, harga gabah lampung, gkp

Harga gabah di Lampung turun 4 persen

Petani sedang menjemur gabah. ANTARA/HO

Rata-rata harga gabah kelompok kualitas GKP di tingkat petani turun empat persen dari Rp4.380 per kilogram
Bandarlampung (ANTARA) - Harga gabah di tingkat petani di Provinsi Lampung dengan kualitas gabah kering panen (GKP) turun sekitar empat persen pada Juli 2021. 

"Rata-rata harga gabah kelompok kualitas GKP di tingkat petani turun empat persen dari Rp4.380 per kilogram," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung Faizal Anwar, di Bandarlampung, Senin. 

Ia menyebutkan, dengan kualitas yang sama, harga gabah di tingkat penggilingan juga mengalami penurunan sebesar 4,07 persen dari  Rp4.488,40 per kg. 

Menurutnya, harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp4.900 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan. 

Harga tersebut, lanjutnya, berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu Rp4.200 per kg. 

Sedangkan harga gabah terendah mencapai Rp3.300 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Muncul terdapat di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan. 

"Harga tersebut berada di bawah HPP yaitu Rp4.200 per kg," ujarnya lagi.

Di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp5.000per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Sragi, Kabupaten 
Lampung Selatan. 

Harga tersebut berada di atas HPP yaitu Rp4.250 per kg. Sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas GKP yaitu Rp3.400 per kg dengan Varietas Muncul terdapat di Kecamatan Palas,Kabupaten, Lampung Selatan. Harga tersebut di bawah HPP yaitu Rp4.250 per kg.

Selama Juli 2021, survei harga produsen gabah mencatat 45 observasi. Observasi didominasi oleh kelompok gabah kualitas Gabah Kering Panen (GKP).
Baca juga: Harga gabah di Lampung naik di atas enam persen
Baca juga: Harga gabah di Lampung turun
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021