
Dinkes ingatkan warga jaga kebersihan rumah untuk pertahankan bebas malaria

Kasus penyakit malaria tahun 2025 nol kasus
Lampung Selatan (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung mengingatkan warga selalu menjaga pola hidup yang baik, terutama kebersihan lingkungan rumah dan sekitarnya, untuk mempertahankan status daerah setempat bebas penyakit malaria.
"Kasus penyakit malaria tahun 2025 nol kasus. Untuk mempertahankan status daerah eliminasi malaria Dinkes melakukan pengendalian lingkungan dan surveilans migrasi bagi pendatang yang memiliki wilayah eks-endemis malaria,” kata Pelaksana Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Lampung Selatan Anisa di Lampung Selatan, Jumat.
Guna memastikan hal tersebut, pihaknya juga melibatkan puskesmas setempat dalam melakukan promosi kesehatan sebagai bentuk pengendalian kasus, di antaranya mengimbau masyarakat menggunakan kelambu dan menjaga kebersihan lingkungan untuk menghindari timbulnya sarang nyamuk.
Dinkes Lampung Selatan memastikan wilayah itu, terbebas dari penyakit malaria, terbukti sejak Januari hingga Desember 2025 tidak ada kasus penyakit tersebut.
Meskipun kasus malaria sudah tidak terjadi di daerah setempat, ujarnya, upaya pencegahan tetap terus dilakukan.
“Kabupaten Lampung Selatan dinyatakan terbebas dari penyakit malaria atau tidak ada kasus malaria yang menyerang masyarakat,” kata dia.
Ia mengatakan survei vektor, larvasidasi, dan pembersihan secara bersama-sama dengan lintas sektor atau gotong royong terhadap lingkungan, terutama dekat pantai, muara, siring, dan genangan air menjadi beberapa contoh upaya mencegah dan mengendalikan kasus.
Ia menjelaskan air di muara yang terhambat karena ombak pasang harus segera dialirkan sebab bila ada lumut dan kotoran tumbuhan daun dan kayu di tempat tersebut dapat memicu perkembangbiakan nyamuk pembawa penyakit malaria.
Maka dari itu, dirinya meminta masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan dan mengonsumsi obat pencegahan malaria saat berkunjung ke daerah endemik.
“Segera lakukan pengobatan atau tata laksana kasus bila ditemukan kasus malaria,” ucapnya.
Pewarta : Riadi Gunawan
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
