Virus corona tewaskan 25 orang dan 800 orang terjangkit di China

id virus corona,korban meninggal,Wuhan,China

Virus corona tewaskan 25 orang dan 800 orang terjangkit di China

Keluarga pemudik Tahun Baru Imlek di China mengenakan masker untuk mengantisipasi wabah virus corona dalam perjalanan ke Stasiun Beijing, Rabu (22/1/2020). (ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie/hp/h-fdh).

Beijing (ANTARA) - Virus corona baru telah menewaskan 25 orang di China dan menjangkiti lebih dari 800 orang, kata pemerintah Jumat.

Sementara itu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan keadaan tersebut darurat tapi tidak menyebutkan bahwa wabah itu sebagai darurat internasional.

Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan bahwa hingga Kamis (23/1) ada 830 kasus orang terpapar virus tersebut dan 25 orang meninggal. Sebagian besar kasus muncul di kota penting China, Wuhan, tempat virus itu diyakini berasal akhir tahun lalu.

Tidak ada laporan mengenai korban jiwa di sedikitnya tujuh negara lainnya dalam kasus tersebut.

Baca juga: UEA saring penumpang dari China terkait virus Corona

Para pejabat kesehatan khawatir bahwa tingkat penularan bisa meningkat dengan cepat karena ratusan ribu warga China pulang kampung dan melakukan perjalanan ke luar negeri selama liburan sepekan dalam rangka Tahun Baru Imlek, yang dimulai pada Sabtu (25/1).

Walaupun demikian, "agak terlalu dini" untuk menganggap wabah itu sebagai "Kekhawatiran Internasional Darurat Kesehatan Masyarakat", kata ketua panel Komite Kedaruratan WHO Didier Houssin.

Houssin berbicara setelah panel tersebut mengelar pertemuan di Jenewa.

Jika dinyatakan sebagai darurat internasional, negara-negara akan diharuskan meningkatkan penanganan internasional.

"Tapi jangan salah, di China ini adalah keadaan darurat," kata Houssin.

Sumber: Reuters

Baca juga: Rupiah akhir pekan menguat menjelang libur Imlek
Baca juga: Ancaman Virus Corona, Arab Saudi saring wisatawan dari China
Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar