Siswa Mengenal Nusantara di Lampung mendapatkan pelatihan jurnalistik

id sekolah mengenal nusantara, pelatihan jurnalistik, lkbn antara, 23 smn lampung,Siswa mengenal nusantara,SMN di Lampung

Siswa Mengenal Nusantara di Lampung mendapatkan pelatihan jurnalistik

Wartawan/Redaktur LKBN ANTARA Biro Lampung Budisantoso Budiman memberikan materi pelatihan jurnalistik untuk membekali peserta SMN 2019 dari Lampung. (Antara Lampung/Agus Wira Sukarta)

Mereka belajar untuk menulis, foto, bahkan membuat video agar bisa mengenalkan Lampung saat nanti akan menuju Maluku Utara
Bandarlampung (ANTARA) - Sebanyak 23 pelajar SMA/SMK dan SLB di Lampung yang mengikuti program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2019 mendapatkan pelatihan jurnalistik dari Perum LKBN ANTARA Biro Lampung.

"Mereka belajar untuk menulis, menjepret foto, bahkan membuat video atau membuat vlog, agar bisa mengenalkan Lampung saat nanti akan menuju Maluku Utara," kata pemateri Budisantoso Budiman, redaktur ANTARA, di Bandarlampung, Rabu (7/8) malam.

Wartawan senior LKBN ANTARA Lampung tersebut dalam kesempatan itu mengatakan melalui pelatihan jurnalistik diharapkan peserta SMN dapat membuat laporan yang memikat dan viral di media sosial atau dapat tersiar di media massa, terkait kunjungan mereka selama berada di Maluku Utara.

Selain itu, lanjut dia, peserta yang mengikuti program SMN asal Lampung ini dapat pula mempromosikan daerahnya saat berada di Maluku Utara.

"Budaya, adat istiadat, potensi Lampung, data jumlah penduduk termasuk penurunan tingkat kemiskinan di daerah ini, juga dapat diinformasikan kepada sesama siswa atau masyarakat di Maluku Utara," kata dia.

Budisantoso menjelaskan bahwa para siswa juga dapat menginformasikan atau melaporkan kegiatan yang unik, memikat, dan bermanfaat, sehingga disukai oleh pembaca.

Para siswa yang mengikuti pelatihan jurnalistik itu juga diingatkan harus mampu membedakan informasi yang berupa kabar burung, kabar bohong, gosip maupun informasi yang mengandung fakta/kebenaran, sehingga tidak terkecoh ikut menyebarkan kabar bohong dan berita palsu (hoaks dan false news) kepada masyarakat.

Budisantoso menjelaskan saat mendapatkan informasi untuk dijadikan berita harus lebih dulu melakukan verifikasi terhadap kebenarannya, tidak begitu saja menelan mentah-mentah informasi dan diterima kemudian ikut menyebarkannya.

"Saat mendapatkan informasi terkait suatu hal, harus melakukan verifikasi sehingga menghasilkan kebenaran yang fungsional dan terpercaya," katanya menambahkan.

Selain memberikan pelatihan terkait jurnalistik, Budisantoso Budiman juga memberikan materi terkait media sosial, seperti panduan membuat video, blog atau ngevlog, prasyarat dan resep menjadi bloggers atau youtuber, serta mengisi konten-konten yang positif di medsos.

Para peserta SMN itu juga diingatkan untuk menjauhi mengakses informasi berdampak buruk yang mengandung unsur pornografi, kekerasan maupun penghinaan antarsesama. Mereka juga diingatkan untuk selalu menjauhi penyalahgunaan narkoba, karena hanya akan berakibat buruk dan menjadi hambatan untuk meraih prestasi terbaik yang diinginkan.


Sebanyak 23 pelajar SMA/SMK dan SLB di Lampung mengikuti program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) akan diberangkatkan menuju Provinsi Maluku Utara pada 14 Agustus 2019.

Spesialis Pengembangan Komunitas PT Bukit Asam Tbk, Salman Yusuf, peserta SMN itu merupakan rangkaian kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri (BHUN) 2019.

Menurut dia, peserta SMN itu terdiri atas 20 siswa SMA/SMK dan tiga penyandang disabilitas dari kabupaten dan kota se-Lampung.

Ia menyebutkan, Provinsi Lampung juga akan menerima kedatangan siswa/siswi SMN dari Maluku Utara yang akan mempelajari dan mengenal kebudayaan Lampung pada 13 Agustus 2019.

Salman menjelaskan, peserta program SMN di Lampung sedang mengikuti pembekalan yang akan berlangsung pada 8 Agustus 2019 selama sembilan hari dan mereka akan mengikuti kunjungan dalam program SMN ini.

Kegiatan SMN lanjut dia, berupa pengenalan budaya dan kesenian dari kedua provinsi. Selain itu juga ada bela negara yang akan diberikan materinya oleh Korem 043 Garuda Hitam dan beberapa kegiatan lainnya.

Salman menambahkan, para siswa nantinya akan bertukar informasi dan saling belajar mengenai kebudayaan masing-masing daerah sehingga memperkaya wawasan mereka tentang daerah-daerah yang ada di Indonesia pada program SMN, termasuk juga kunjungan lapangan ke beberapa perusahaan BUMN yang ada.

"Dan umumnya, setelah SMN mereka (peserta SMN) masih terus berhubungan, seperti saudara sehingga silaturahmi tidak putus. Memang sasarannya seperti itu supaya NKRI ini nggak akan terpecah," jelas dia.

Mereka lanjut dia, akan diberikan tugas untuk membuat laporan terkait kunjungan mereka selama berada di Lampung.

Program lainnya, Salman menjelaskan berupa bedah buku dan sejumlah kegiatan lainnya.

Manajer Kesekretariatan dan Humas PT Brantas Abipraya (Persero) Rudi Pudianto, peserta SMN akan didampingi oleh guru teladan, termasuk untuk siswa dengan disabilitas.

Sebagai informasi, Siswa Mengenal Nusantara merupakan salah satu rangkaian program BUMN Hadir Untuk Negeri Tahun 2019 di Lampung yang tanggungjawabnya dilaksanakan oleh PT Bukit Asam Tbk, PT Brantas Abipraya (Persero) dan PT Kawasan Berikat Nusantara pada bulan Agustus ini.

Bertepatan dengan HUT RI ke-74, BUMN Hadir Untuk Negeri juga akan menggelar Upacara Bendera pada 17 Agustus 2019 bersama dengan seluruh BUMN di Lampung, organisasi perangkat daerah, peserta Sekolah Mengenal Nusantara (SMN) serta masyarakat di Lampung Selatan.

Dalam peringatan kemerdekaan ini, akan disampaikan berbagai bantuan untuk pemenuhan kebutuhan dasar untuk masyarakat secara simbolis mulai dari pasar murah, bantuan rumah masyarakat , sarana air bersih serta bantuan elektrifikasi dan MCK.

Sehari setelahnya, juga diadakan kegiatan jalan sehat, berbagai perlombaan dan pasar murah dengan melibatkan masyarakat sekitar di Lapangan Korpri Kalianda, Lampung Selatan pada 18 Agustus 2019.

Kemudian, kuliner gratis, pameran mitra binaan, cek kesehatan gratis serta donor darah dan program bersih lingkungan.
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2022