Di Lampung Timur, tangkapan teri melimpah

id teri,tangkapan teri

Tangkapan ikan teri oleh nelayan Lampung Timur melimpah. (antaralampung/istimewa)

Lampung Timur (Antaranews Lampung) - Tangkapan ikan teri sejumlah nelayan bagan tancap di Kabupaten Lampung Timur melimpah.

Aab, seorang nelayan bagan tancap di kampung nelayan Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Jumat,  mengungkapkan hal itu.
 "Sekarang sudah lumayan banyak ikan teri yang didapatkan nelayan bagan," kata dia.

Dia menjelaskan, sedikitnya dua rombong atau 80 kilogram ikan teri didapat nelayan sekali berangkat ke laut. Jika cuaca sedang baik, lima hingga enam rombong ikan teri didapatkan oleh nelayan bagan.

Puncaknya, diprediksi pada Januari dan Februari tahun depan tangkapan nelayan akan terus bertambah.

"Sekarang sudah lumayan banyak, tapi puncaknya nanti bulan Januari dan Februari," ujar Aab lagi.

Aab menjelaskan, di laut timur Kabupaten Lampung Timur sedang berlangsung musim angin barat sehingga ikan teri banyak didapat. Dan setiap musim angin barat berlangsung, ratusan nelayan memasang bagan tancap demi mendapat ikan teri.

Baca juga: Pangdam Sriwijaya Tegaskan Sikap Netral TNI

Nelayan itu menyebutkan, harga ikan teri di tempatnya Rp11 ribu per kilogram untuk jenis ikan teri basah segar atau yang belum diolah, ikan teri yang digarami dan dijemur dijual Rp23 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram, ikan teri rebus dan dijemur Rp30 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.

Selain ikan teri, kepiting rajungan juga banyak didapat oleh para nelayan tradisional jaring rajungan  selama berlangsungnya angin barat atau musim barat tahun ini.

"Kepiting rajungan juga sudah lumayan banyak, nelayan sehari bisa dapat 10 kilogram, bahkan 15 kilogram, kalau rata-rata di atas tujuh kilogram dapatnya, " kata Hermanto, pengepul rajungan di Desa Margasari. 

Baca juga: Setelah 18 tahun, di Lampung Timur akhirnya dibangun Kodim
 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar