Tulang Bawang Barat bantu lahan 5.000 M2 untuk kantor Kemenkumham Lampung

id Kemenkumham lampung, bupati tubabar, bupati tubabar sediakan lahan untuk kemenkumham

Tulang Bawang Barat bantu lahan 5.000 M2 untuk kantor Kemenkumham Lampung

Bupati Tubabar bersama Plt Kanwil Kemenkumham Lampung saat berkeliling melihat pusat UMKM. (Antaralampung/Damiri)

Pada hari ini kami ingin mengajak bagaimana Kemenkumham bisa bergabung untuk proses perjalanan Tubabar ke depan, kata Bupati
Tulangbawang Barat (ANTARA) - Bupati Tulang Bawang Barat (Tubabar), Umar Ahmad menyediakan lahan seluas 5.000 meter persegi (M2l) untuk pembangunan sarana perkantoran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Lampung.

"Pada hari ini kami ingin mengajak bagaimana Kemenkumham bisa bergabung untuk proses perjalanan Tubabar ke depan. Kebetulan juga memang belum ada semacam kantor yang dimiliki Kemenkumham di wilayah Tubabar," katanya Bupati daat melakukan koordinasi bersama Kanwil Kemenkumham Lampung, di Tulang Bawang Barat, Kamis.

Pihaknya, kata Umar Ahmad, telah menyiapkan lahan seluas 5.000 M2 yang nantinya dapat digunakan Kemenkumham untuk pembangunan fisik, baik lembaga pmasyarakatan (lapas), keimigrasian maupun lainnya.

Baca juga: Kanwil Kemenkumham-Bupati Tulang Bawang Barat bahas pembangunan Lapas

Baca juga: Mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa dituntut lima tahun penjara


"Lahan seluas 5.000 M2 akan diproses pengadaannya untuk tahun depan. Kita anggarkan untuk kita serahkan ke Kemenkumham Lampung agar ke depan bisa menjadi sarana dan fasilitas Kemenkumham Lampung," kata dia.

Usai melakukan koordinasi, Bupati Tubabar, Umar Ahmad mengajak Plt Kanwil Kemenkumham Lampung, Ida Asep Somara untuk berkeliling melihat pusat UMKM yang ada di lingkungan Tubabar.

Selain itu juga melihat objek wisata yang ada di Tubabar, di antaranya Masjid Agung Islamic Center, Patung Tugu Rato Nago Besanding, taman purbakala atau Megalithic Millenium Art, Budaya Uluan Nughik, Taman Seribu Batu Las Sengok, dan lainnya.
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar