Keunikan Pacu Itiak menjadi daya pikat bagi wisatawan

id Pacu Itiak,pacu itik,lomba terbang itik

Keunikan Pacu Itiak menjadi daya pikat bagi wisatawan

Dua ekor itik terbang beradu kecepatan menuju garis finish (FOTO ANTARA/Ismar Patrizki)

Payakumbuh, Sumbar (ANTARA) - Pacu Itiak termasuk unik, bahkan disebutkan satu-satunya di dunia. Sehubungan itu, Pemerintah Kota Payakumbuh Sumbar ingin menjadikannya sebagai salah satu daya pikat bagi wisatawan agar mau berkunjung ke daerah itu.

Pacu Itiak disebutkan dahulunya dimulai oleh petani dan pemuda sebagai hiburan untuk melepas penat setelah pulang dari sawah atau kebun, dan hal itu sudah digelar semenjak ratusan tahun lalu.

"Ini jadi momentum kita untuk memperkenalkannya ke dunia nasional dan internasional bahwa ketika memiliki tradisi unik yang tidak akan ditemukan di daerah lain," kata Plt Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Payakumbuh, Andiko Jumarel di Payakumbuh belum lama ini.
 
Menurut dia, keunikan Pacu Itiak ini tidak saja dari sisi lombanya, tapi juga bagaimana perawatan itik itu dilakukan karena tidak semua orang bisa menjadikan itik itu terbang.

"Perlu latihan khusus dan pola makan yang harus dijaga untuk kemudian digelar race-nya dengan berbagai kriteria dan aturan tertentu," ujarnya.

Pacu itiak  merupakan salah satu tradisi di Payakumbuh, Sumatera Barat pada tahun ini menjadi salah satu kalender pariwisata di provinsi tersebut.
 
"Kesempatan itu akan dimaksimalkan dan akan menjadi ajang dalam memperkenalkan tradisi tersebut ke tingkat nasional dan internasional. Dengan adanya even tersebut, mudah-mudahan dapat menambah tingkat kunjungan wisatawan kita di Payakumbuh," katanya.
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar