Antara Raih Anugerah Swara Sarasvati 2014

id okezone, penghargaan. swara saravati ,antara, 2014, koalisi,perempuan, tulisan, lkbn antara, perum, kantor berita

Tulisan itu memiliki nilai edukasi dan kontrol sosial."
Jakarta, (ANTARA LAMPUNG) - Perum LKBN Antara meraih Anugerah Swara Sarasvati 2014 yang diberikan Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi karena karya pewartanya dinilai berperan dalam upaya perlindungan kaum perempuan.
        
Tulisan karya pewarta Antara yang dikutip Harian Republika pada 13 Januari 2014 dengan judul "Yang Tertinggal BPJS" menjadi peringkat kedua penerima Anugerah Swara Sarasvati 2014.
        
"Tulisan itu memiliki nilai edukasi dan kontrol sosial," kata Sekretaris Jenderal Koalisi Perempuan Indonesia Dian Kartika Sari saat menyerahkan penghargaan di Kantor Redaksi Antara, Rabu.
         
Dian mengatakan Anugerah Swara Sarasvati digagas Koalisi Perempuan Indonesia sejak 2010 dan diberikan kepada jurnalis dan media massa setiap dua tahun sekali.
         
"Untuk pelaksanaan kedua, kami menggandeng beberapa wartawan senior untuk menjadi dewan juri," kata Dian.
         
Dewan juri terdiri atas Ignatius Haryanto, Heru Hendratmoko, Arswendo Atmowiloto, Iswati dan Dian Kartika Sari.
         
Penerima Swara Sarasvati 2014 peringkat pertama adalah tulisan berjudul "Keluhan Mereka Tidak Pernah Didengar" yang dimuat di harian Kompas pada 9 Januari 2014.
         
Sedangkan peringkat ketiga adalah "Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini: Anggaran Negara Cukup untuk Sejahterakan Rakyat" yang dimuat harian Suara Pembaruan pada 30 Agustus 2014.
         
Selain itu, dewan juri juga setuju memberikan penghargaan kepada media yang banyak memberitakan perempuan, penghapusan kemiskinan dan perlindungan sosial, yaitu harian Jurnal Nasional (cetak), Radio Republik Indonesia (radio) dan okezone.com (online).
         
Dian mengatakan Koalisi Perempuan Indonesia mengumpulkan 1.896 karya jurnalistik pada rentang waktu Agustus 2013 hingga April 2014 dari media cetak, online, radio dan televisi dengan kata kunci "perlindungan sosial".
         
Dari 1.896 karya jurnalistik itu kemudian ditetapkan empat nominasi dan dipilih tiga penerima penghargaan.