Pemkot Metro dorong kemajuan UMKM melalui program Metro Bangga Beli

id UMKM metro, UMKM lampung, kota metro, ekonomi metro

Pemkot Metro dorong kemajuan UMKM melalui program Metro Bangga Beli

Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin berdialog bersama warga di Kecamatan Metro Selatan. ANTARA/Hendra Kurniawan

Harapannya produk UMKM ini bisa luas pasarnya sampai keluar daerah, tambahnya
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro, Lampung terus mendorong pengembangan dan kemajuan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di kota setempat melalui Program Metro Bangga Beli (MB2).

"Dalam mendorong pengembangan dan kemajuan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Metro maka dapat dilakukan melalui Program Metro Bangga Beli (MB2)," ujar Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin, di Metro, Kamis.

Ia mengatakan, melalui Program Metro Bangga Beli, pemerintah kota setempat mengharapkan agar UMKM di daerahnya bisa bersaing dengan UMKM luar daerah bahkan hingga internasional.

"Jadi Program Metro Bangga Beli ini tidak hanya program untuk menggerakkan masyarakat untuk mencintai produk lokal saja, tetapi juga memfasilitasi UMKM agar bisa dipasarkan ke luar daerah bahkan internasional," katanya.

Ia menjelaskan, untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkot Metro melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) juga meluncurkan Program Sistem Layanan Turun Kelurahan Menjemput Izin.

Program ini, bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM mengurus perizinan seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan lainnya. Sehingga dapat melengkapi Program Metro Bangga Beli bagi UMKM.

"Adanya program ini bertujuan untuk memfasilitasi para pelaku usaha agar lebih cepat dan mudah dalam pembuatan NIB, dan mendorong agar UMKM Kota Metro terdaftar secara resmi sesuai dengan peraturan yang ada. Mudah-mudahan dengan adanya program ini 14.000 UMKM bisa mengurus NIB," katanya.

Wahdi menambahkan, dengan terdaftar secara resmi, maka produk hasil UMKM Kota Metro bisa dipasarkan hingga keluar daerah.

"Harapannya produk UMKM ini bisa luas pasarnya sampai keluar daerah," tambahnya.
 
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2022