KONI Jambi siapkan bonus bagi atlet peraih medali SEA Games 2019

id Polo air, sea games 2019, angkat besi

KONI Jambi siapkan bonus bagi atlet peraih medali SEA Games 2019

Suasana rapat pleno KONI Jambi membahas pemberian uang tali asih atau bonus kepada atlet Jambi peraih medali SEA Games 2019. ANTARA/Nanang Mairiadi

Jambi (ANTARA) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi akan memberikan bonus atau uang tali asih kepada para atlet Jambi yang berhasil menyumbangkan medali untuk kontingen Indonesia pada SEA Games 2019 Filipina.

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, Indra Armendalis di Jambi, Selasa mengatakan rencana pemberian bonus tersebut sudah dibicarakan dengan Gubernur Jambi setelah ada kepastian atlet Jambi mampu berprestasi.

Atlet asal Jambi yang sukses meraih medali SEA Games 2019 adalah Yusuf Budiman dan Rian Rinaldo. Keduanya adalah bagian dari tim polo air yang sukses menyumbangkan emas pertama untuk kontingen Indonesia pada kejuaraan dua tahunan itu.



"Insya Allah, Yusuf dan Rian akan tiba menggunakan pesawat Batik Air pukul 12.55 WIB di bandara Jambi dan kemudian akan diarak menuju kantor KONI Jambi dan makan siang bersama," kata Indra Armendalis.

Menurut Indra, KONI Jambi tidak hanya menyiapkan bonus untuk Yusuf Budiman dan Rian Rinaldo, namun juga memberikan bonus pada atlet dari Jambi lainnya yang meraih medali seperti Juliana Klarisa yang merupakan peraih medali perunggu angkat besi.

"Tali asih untuk Yusuf dan Rian rencananya akan diberikan langsung oleh Gubernur Jambi di rumah dinas Kamis (13/12) pekan depan," kata Indra menambahkan.

Ada 13 atlet Jambi yang ikut memperkuat kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2019 Filipina. Mereka adalah Andriani Riska dari cabang dayung ada nama Andrianto Joko, Abdurrahim dan Dede Saputra.

Berikutnya ada nama Mutiara Putri Rahma, Abun Nawan dan Mirda Wahyuni (petanque), Aprilia Anggara, Angger Darmawan dan Angger Setiawan (senam), Yusuf Budiman dan Rian Rinaldo (polo air) dan Juliana Klarisa (angkat besi).




 
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar