Pasha Ungu senandungkan lagu religi di "Jakarta Muharam Festival"

id Pasha,Wakil Walikota Palu,Tantri Kotak,Opick,Faank Wali,Jakarta Muharram Festival,Pasha Ungu

Pasha Ungu senandungkan lagu religi di "Jakarta Muharam Festival"

Warga antusias mengikuti pawai obor dalam acara Jakarta Muharram Festival di Monas Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2019) malam. (ANTARA/HO-ACT)

Tantri Kotak berduet dengan Pasha membawakan lagu religi berjudul Assalamualaikum.
Jakarta (ANTARA) - Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo atau Pasha Ungu serta beberapa penyanyi ibu kota seperti Opick, Faank Wali hingga Tantri Kotak memeriahkan perhelatan Jakarta Muharam Festival di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Sabtu malam, dengan menyajikan lagu-lagu religi.

Tepat setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutannya dalam acara yang dimaksudkan untuk merayakan pergantian tahun Hijriah dari 1440 ke 1441 Hijriyah tersebut, Tantri Kotak berduet dengan Pasha membawakan lagu religi berjudul Assalamualaikum.

"Assalamualaikum ya akhi ya ukhti....," senandung Tantri dan Pasha bergantian menyanyikan bait-bait lagu religi populer tersebut yang diikuti oleh masyarakat.

Seusai lagu tersebut, musik tidak berhenti namun berlanjut ke lagu berikutnya, yakni Tala'al Badru Alaina.

Akan tetapi kali ini bukan Tantri dan Pasha yang membawakan, namun Opick dan Faank Wali.

"Shallu Ala Nabi Muhammad," kata Opick mengajak penonton untuk semangat.

"Tala'al badru alaina....," senandung Opick dan Faank beriringan.

Lagu yang dibawakan dengan bit cukup cepat itu juga disambut meriah diikuti oleh masyarakat yang menonton di lokasi dengan ikut menyanyi.


Total ada tiga panggung yang didirikan oleh panitia dalam acara ini. Konsentrasi masyarakat berkumpul di panggung utama yang menghadap Bundaran HI.

Jakarta Muharam Festival ini dimeriahkan oleh pawai obor yang disertai atraksi tari dengan peserta kurang lebih 3.000 hingga 4.000, lagu religi dan salawat nabi serta artis band nasional.

Ada pula tausiyah dan doa bersama yang dilakukan dalam momen pergantian tahun Hijriah tersebut.
Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar