Arsenal gagal juara Liga Inggris meski menang 2-1 atas Everton

id Arsenal,Everton,Liga Inggris,Manchester City,West Ham,Takehiro Tomiyasu,Kai Havertz,Idrissa Gueye

Arsenal gagal juara Liga Inggris meski menang 2-1 atas Everton

Pelatih Mikel Arteta bersama Martinelli. (AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA)

Hasil tersebut membuat Arsenal harus puas mengakhiri musim ini di peringkat kedua klasemen akhir Liga Inggris dengan 89 poin
Jakarta (ANTARA) - Arsenal gagal menjuarai Liga Inggris musim ini meski mengalahkan Everton dengan skor 2-1 pada pekan ke-38 di Stadion Emirates, London, Minggu malam.

Kegagalan Arsenal ini terjadi karena di tempat lain Manchester City mampu mengalahkan West Ham 3-1 dan membuat The Gunners tak mungkin menyalip The Citizen, demikian catatan Premium League.

Hasil tersebut membuat Arsenal harus puas mengakhiri musim ini di peringkat kedua klasemen akhir Liga Inggris dengan 89 poin, terpaut dua poin dari Manchester City di posisi pertama.

Pada pertandingan kontra Everton, Arsenal meraih kemenangan berkat gol-gol yang dicetak Takehiro Tomiyasu dan Kai Havertz setelah sempat tertinggal akibat tendangan bebas Idrissa Gueye.

 
Arsenal langsung mengambil inisiatif menyerang pada pertandingan ini dan menciptakan peluang lewat sundulan Takehiro Tomiyasu yang masih menyamping dari gawang Everton.

Selanjutnya giliran Declan Rice yang menciptakan peluang, akan tetapi tendangannya masih dapat diselamatkannya kiper Everton Jordan Pickford.

Pickford kembali melakukan penyelematan, kali ini penjaga gawang Timnas Inggris tersebut mengamankan tendangan Leandro Trossard.

Everton berbalik memberikan ancaman, kali ini melalui dua tendangan yang dilepaskan Dominic Calvert-Lewin, akan tetapi kedua upayanya tersebut masih menyamping.

Skuad asuhan Sean Dyche mampu mencuri keunggulan dahulu melalui tendangan bebas yang dilepaskan Idrissa Gueye sehingga skor berubah menjadi 1-0 pada menit 40.

Hanya berselang dua menit, Arsenal mampu menyamakan kedudukan lewat gol Tomiyasu yang memaksimalkan umpan Martin Odegaard sehingga skor berubah menjadi 1-1. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Arsenal kembali mengambil inisiatif menyerang dan menciptakan peluang melalui sundulan Kai Havertz yang masih menyamping.

The Gunners terus menggenjot lini pertahanan Everton, akan tetapi tendangan yang dilepas Jurrien Timber masih menyamping dari gawang Pickford.

Selanjutnya giliran pemain pengganti Emile Smith-Rowe yang mencintai peluang, akan tetapi tendangannya masih membentur tiang gawang.

Havertz akhirnya mampu membobol gawang dari Everton pada menit 89 setelah umpan dari Odegaard dapat dikonversikan menjadi gol oleh pemain asal Jerman tersebut sehingga skor berubah menjadi 2-1.

Arsenal memiliki peluang untuk menambah keunggulan melalui tendangan Gabriel Martinelli, akan tetapi bola masih menyamping dari gawang Everton. Skor 2-1 untuk kemenangan tim tuan rumah tetap bertahan hingga pertandingan usai.