Tambahan rute penerbangan Lampung ke Bali dongkrak wisata daerah

id Penerbangan rute Lampung-Bali, pariwisata Lampung, wisata ke Lampung, Pemprov Lampung,penerbangan lampung

Tambahan rute penerbangan Lampung ke Bali dongkrak wisata daerah

Kedatangan pesawat pertama dengan rute baru Lampung-Bali di Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan, Lampung, Rabu (17/1/2024). ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi

Penerbangan ini bisa menjadi salah satu cara untuk mendongkrak sektor pariwisata
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyatakan penambahan rute penerbangan langsung dari Lampung ke Bali yang dilaksanakan oleh salah satu maskapai penerbangan internasional dapat mendongkrak sektor pariwisata daerah.
 
"Penerbangan ini bisa menjadi salah satu cara untuk mendongkrak sektor pariwisata. Bisa menjadi strategi dalam meningkatkan ekonomi daerah untuk melengkapi sektor-sektor penyumbang perekonomian daerah, seperti perkebunan, pertanian, dan perikanan,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, di Lampung Selatan, Rabu.

Ia mengatakan, melalui penerbangan langsung Lampung-Bali, maka pemerintah daerah akan melengkapi dengan penyediaan paket-paket wisata serta destinasi wisata yang menarik pasar wisatawan lokal maupun asing.
 
"Seperti diketahui Bali merupakan pintu gerbangnya pariwisata Indonesia. Sehingga pemerintah daerah nanti akan membuat paket wisata, serta menyediakan destinasi wisata yang menarik wisatawan agar yang dari Bali juga bisa singgah ke sini. Sebab di sini pun tersedia banyak destinasi wisata yang eksotis," katanya pula.
 
Ia turut memastikan optimalisasi sektor pariwisata terus dilakukan, karena sektor tersebut secara langsung telah memberikan pendapatan kepada masyarakat serta efektif dalam membangun ekonomi kerakyatan.
 
"Pariwisata ini satu-satunya sektor yang secara langsung memberikan pendapatan ke masyarakat, sebab saat wisatawan ingin berbelanja langsung ke UMKM, ingin makan, sewa mobil langsung ke masyarakat sehingga dari sinilah ekonomi kerakyatan terbentuk," ujarnya.
 
Menurut dia, untuk mendukung perkembangan industri pariwisata, pemerintah daerah pun akan membangun destinasi wisata lokal Lampung untuk memenuhi prinsip sasaran pembangunan berkelanjutan (SDGs).
 
"Dengan adanya momentum hadirnya penerbangan langsung dari AirAsia, kami akan bina destinasi di sini agar memenuhi standar. Sekarang wisata yang menarik wisatawan adalah yang memenuhi poin-poin SDGs, dimana lingkungan harus dijaga, masyarakat harus ramah itu menjadi kekuatan pariwisata Lampung untuk terus dikembangkan pasarnya agar semakin baik di kemudian hari," ujar dia.
 
Rute penerbangan langsung dari Lampung menuju Bali telah dibuka, dengan harga tiket sekitar Rp1 jutaan, sehingga telah menambah jumlah alokasi waktu terbang sebanyak 3.080 slot time pada periode musim dingin di 29 Oktober 2023, dengan rata-rata 20 pergerakan pesawat per hari.
 
Sebelumnya alokasi ketersediaan waktu terbang tertinggi pada musim panas terjadi pada Agustus 2023, dengan jumlah ketersediaan slot time 476 dan yang digunakan oleh maskapai ada sebanyak 458 slot time. Sedangkan untuk jumlah kunjungan wisatawan ke Provinsi Lampung pada 2023 mencapai 14 juta wisatawan dari target hanya 5,5 juta wisatawan.

Baca juga: Indonesia AirAsia resmi terbang perdana dari Denpasar, Bali ke Lampung

Baca juga: Kini ada penerbangan Lampung- Yogyakarta dan Lampung-Bali

Baca juga: Mulai 21 Januari, rute penerbangan Lampung-Yogyakarta dibuka