Tim kesehatan cek kesehatan terhadap personel keamanan di Register 45

id Bentrok Mesuji,Tim kesehatan diturunkan

Sejumlah personel Keamanan dan Kelompok Warga Mekar Jaya Abadi memeriksakan kesehatannya kepada tim kesehatan Mesuji, Sabtu, (20/7/2019). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Kami baru ini turun atas perintah dari bapak Bupati Mesuji
Mesuji (ANTARA) - Tim kesehatan Puskesmas Wira Bangun, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung melakukan cek kesehatan terhadap personel jaga di posko jaga Register 45 dan sejumlah kelompok warga pengungsi Mekar Jaya Abadi.

"Kami baru ini turun atas perintah dari bapak Bupati Mesuji," kata Kepala Puskesmas, Milah Farida di Mesuji, Sabtu.

Ia mengatakan, dalam pemeriksaan kesehatan terhadap anggota keamanan dan kelompok warga tersebut kebanyakan dari mereka mengalami pusing dan tensi darah yang menurun.

"Kami menurunkan empat petugas kesehatan. Pengecekan ini dilanjut atau tidaknya melihat kondisi di register ini ke depannya bagaimana," kata dia.

Baca juga: Bentrok Mesuji pengaruhi iklim investasi, kata Saply

Layanan kesehatan yang diberikan, lanjut Farida, diantaranya berupa layanan kesehatan dasar seperti pemeriksaan tensi dan pengobatan dasar kemudian memberikan obat dan vitamin kepada mereka.

"Kita juga telah membawa obat-obatan pusing, vitamin, antibiotik, pereda nyeri, dan lainnya. Keluhan mereka rata-rata lemas dan pusing," katanya lagi.

Ia menyebutkan, bahwa hari ini tim kesehatannya telah memeriksa kondisi kesehatan tiga pos personel keamanan yang berjaga di sejumlah titik pada Register 45. Selain itu pihaknya juga memeriksa warga pengungsi yang berada di pos tersebut.

Bentrok antarwarga dua kelompok tersebut terjadi pada Rabu siang tanggal 17 Juli 2019 sekitar pukul 14.00 WIB.

Sekitar pukul 11.00 WIB saat itu datang alat berat bajak milik kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya dan kemudian melakukan pembajakan di lokasi Register 45 Mekar Jaya Abadi.

Pembajakan tersebut dilakukan di area tanah seluas setengah hektare milik salah satu warga bernama Yusuf (41) yang merupakan kelompok dari Mekar Jaya Abadi.

Baca juga: Danrem 044/Garuda Dempo kunjungi keluarga korban bentrok Mesuji

Kegiatan pembajakan tersebut kemudian diketahui oleh salah satu warga dari kelompok Mekar Jaya Abadi dan kemudian seketika memukul kentongan dan mengamankan warga yang sedang membajak tersebut.

Warga kemudian menanyakan perihal atas perintah siapa untuk melakukan pembajakan tersebut. Namun tidak lama setelah itu, operator bajak disuruh pulang kemudian kembali membawa rekan nya dan langsung menyerang kelompok Mekar Jaya.

Akibatnya, bentrok antarwarga di Mesuji itu mengakibatkan tiga orang tewas dan sepuluh orang luka-luka yang saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangakara, Polda Lampung di Bandarlampung.

Baca juga: Warga register 45 Mekar Jaya Abadi makan seadanya di pengungsian
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar