Polda Sumsel dan Polres Mesuji tegaskan tiga orang tewas bentrok Mesuji

id Polda Sumsel dan Polres Mesuji, tiga korban tewas, sembilan luka

Kapolres Mesuji, Lampung AKBP Eddie Purnomo (Antaralampung.com/Damiri)

Mesuji (ANTARA) - Pihak kepolisian menegaskan bahwa hingga saat ini tiga orang tewas akibat bentrokan antarwarga di kawasan Register 45 di Kabupaten Mesuji, Lampung.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Supriadi menegaskan bahwa hanya ada tiga orang warga Pematang Panggang, Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan yang tewas dalam bentrokan di Register 45, Mekar Jaya Abadi, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung.

"Hanya tiga yang meninggal dari kelompok Pematang Panggang. Sedangkan satu orang luka berat dan sedang dalam perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung," katanya saat dikonfirmasi, Jumat.

Dia menyebutkan tiga korban tewas dalam bentrok tersebut bernama Rowi (32), Abdul Roni (37), dan Dali (31), warga asli Pematang Panggang, Kabupaten OKI, Sumsel. Sedangkan satu korban yang luka berat bernama Jeman, warga Pematang Panggang.

"Korban Jeman ini luka berat akibat bacokan di bagian punggungnya," kata dia lagi.

Dia menambahkan, sejauh ini pihaknya terus melakukan mediasi dari kedua belah pihak, para tokoh, dan kepolisian Polda Lampung. 

"Kita tahu saat ini sedang berduka, makanya kami melakukan mediasi melalui para tokoh kedua belah pihak untuk bisa saling menahan diri," katanya.

Dalam bentrokan tersebut, pihaknya telah mengirimkan bantuan personel gabungan dari Polres OKI, Sumsel sebanyak 140 orang, terdiri dari Brimob, Sabhara, intel, dan Binmas.

"Personel ditempatkan sesuai kebutuhan Polres Mesuji, karena mereka yang mengetahui lokasi di lapangan," kata dia lagi.

Kapolres Mesuji, Lampung AKBP Eddie Purnomo juga menegaskan bahwa hanya ada tiga orang yang tewas dalam kejadian bentrok pada Rabu tanggal 17 Juli 2019 lalu.

"Jadi bukan empat, tapi cuma tiga. Satu memang sedang dirawat akibat luka berat," katanya pula.

Dia melanjutkan sementara dari Mesuji, Lampung hanya ada sebanyak sembilan korban luka-luka yang tengah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

"Mereka adalah Yudi, Jono, Budi, Haryono, Rahmat, Rojiman, Ipul, Katimin, dan Supardi," kata dia lagi.
Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar