Pemandu wisata lokal Kabupaten Aceh Tengah dibekali pemasaran pariwisata secara digital

id aceh,sabang,pemandu wisata,pemandu lokal,pemprov aceh,banda aceh,pariwisata aceh,aceh tengah,wisata sabang

Pemandu wisata lokal Kabupaten Aceh Tengah dibekali pemasaran pariwisata secara digital

Pemadu wisata lokal dari Kabupatren Aceh Tengah mengikuti Famtrip yang berlangsung di Kota Sabang, Provinsi Aceh, Kamis (9/12/2021). (ANTARA/HO)

Banda Aceh (ANTARA) - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Aceh membekali 35 orang pemandu wisata lokal dari Kabupaten Aceh Tengah dengan ilmu pemasaran potensi pariwisata secara digital guna mendongkrak kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.

Kepala Seksi Tata Kelola dan Pemberdayaan Masyarakat Pariwisata Disbudpar Aceh Fandi Maulana dalam keterangan yang diterima di Banda Aceh, Kamis, mengatakan pramuwisata garda terdepan dalam mempengaruhi citra pariwisata yang positif baik melalui foto, video, website atau blog, hingga berbagai tulisan yang dipublikasi melalui digital.

“Sehingga perlu kompetensi dasar yang dimiliki oleh pemandu wisata untuk terus melangkah maju menghadapi tantangan yang semakin kompetitif di era digital 4.0,“ kata Fand.

Pembekalan dikemas dalam bentuk Famtrip yang berlangsung selama 5-9 Desember 2021 di Kota Sabang. Disbudpar Aceh juga menghadirkan digital marketer asal Medan Sumatera Utara Wahyu Hidayat atau Wahyu Blahe sebagai motivator pemasaran lewat digital.

Selain mendapat pengetahuan tentang pemasaran potensi pariwisata secara digital, para pemandu lokal juga menyambangi berbagai destinasi wisata di ujung barat Indonesia itu, yang dipandu langsung pemandu lokal Kota Sabang.


Fandi berharap kegiatan tersebut dapat memberi kontribusi kepada pemandu wisata dalam mendukung pembangunan pariwisata di daerah masing-masing.

Menurut dia, kegiatan pembangunan kepariwisataan sama hal dengan pembangunan sektor lain yakni membutuhkan peran dari seluruh pemangku kepentingan.

Mulai dari pemerintah, swasta hingga masyarakat memiliki peran dan fungsi masing-masing, untuk saling bersinergi dan melangkah bersama untuk mewujudkan sasaran pembangunan pariwisata.

Kata dia, program pemberdayaan masyarakat melalui kepariwisataan merupakan langkah penting yang dilaksanakan secara terarah dan berkesinambungan, guna menyiapkan masyarakat yang semakin memiliki kapasitas dan kemandirian.

“Serta juga berperan aktif dalam mendukung keberhasilan pembangunan kepariwisataan di tingkat lokal, regional dan nasional,” kata Fandi.