Banjir masih genangi RS Kartika Pulomas

id Banjir, Rumah Sakit Kartika, Dompet Dhuafa,banjir jakarta,jakarta tergenang,banjir jakarta 2020,luapan sungai ciliwung

Banjir masih genangi RS Kartika Pulomas

Kondisi di lobi Rumah Sakit Kartika Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (1/1/2020). (ANTARA/Katriana)

Jakarta (ANTARA) - Banjir masih merendam Rumah Sakit Kartika Pulomas, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, hingga Rabu sore hari.

"Sejauh ini kondisi rumah sakitnya masih ada air menggenang di lantai 1, di lantai bawah," kata salah satu anggota Tim Respons Cepat Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa Eka Suwandi melalui sambungan telepon kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan air yang merendam di lantai 1 rumah sakit tersebut masih setinggi 10-15 centimeter.

Kondisi di pelataran parkir rumah sakit juga masih tergenang air setinggi sekitar 30 centimeter dan sekitar satu meter di akses jalan menuju rumah sakit itu.

Eka mengatakan total 40 pasien telah dievakuasi dari lantai 1 rumah sakit karena masih terendam banjir.

Sebagian besar pasien dievakuasi ke lantai 2 rumah sakit tersebut, sedangkan dua pasien yang hamil dan mengalami patah tulang dievakuasi keluar ke Rumah Sakit Pertamina Jaya, dan satunya dipindahkan dengan ambulans untuk dibawa ke bandara untuk kemudian dibawa ke Padang.

"Pasien yang masih bisa ditangani di rumah sakit dialihkan ke lantai 2. Sementara dua pasien, pertama ibu hamil yang memang sudah HPL itu kita pindahkan ke Rumah Sakit Pertamina Jaya dan satu pasien lagi, pasien patah tulang. Itu sudah kita transfer ke ambulans untuk dibawa ke bandara," ujarnya.

Ia mengatakan kondisi di lantai 2 rumah sakit itu masih kondusif dan pasien yang dievakuasi ke lantai 2 sudah mendapat perawatan lebih lanjut. Meski demikian, dia belum dapat memastikan apakah perawatan tersebut dilakukan karena terdampak banjir atau tidak.

Selain itu, Eka juga mengatakan bahwa ketersediaan logistik dan obat-obatan di rumah sakit itu, menurut pantauannya masih cukup.

"Dari pengamatan saya masih cukup sebetulnya. Cuma karena di lantai bawahnya saja kena banjir. Jadi otomatis pasien yang di lantai bawah dipindahkan ke atas," katanya.

Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar