Dua dari tiga korban yang tewas warga OKi merupakan kakak-beradik

id Dua korban tewas, di OKI, kakak beradik

Polsek Mesuji, Kabupaten OKI, Provinsi Sumatera Selatan (Antaralampung.com/Damiri)

Mesuji (ANTARA) - Petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Mesuji, OKI, Sumatera Selatan (Sumsel) Bripka Agus Dariyanto mengatakan dua dari tiga korban yang tewas dalam bentrok di Register 45 Mekar Jaya Abadi Mesuji, Lampung merupakan kakak-beradik.

"Kalai Romi (32) dan Abdul Roni (37) itu kakak beradik sebenarnya. Cuma satu korban yang luka berat atas nama Jeman kayaknya saudaranya juga tapi bukan kandung," katanya di Mesuji, OKI, Sabtu.

Dia menambahkan ketiganya telah dimakamkan usai kejadian bentrok tersebut. Kapolda Sumsel bersama jajaran juga ikut menghadiri saat pemakaman ketiganya.

"Kita juga sering datang ke tahlilannya untuk meredam dan mengucapkan berduka juga," kata dia lagi.

Agus melanjutkan sampai dengan saat ini pihaknya bersama jajaran Polsek Mesuji, OKI terus melakukan pengamanan untuk mengantisipasi aksi bentrok susulan di Register 45 Mesuji.

Selain itu, personel gabungan dari Polda Sumatera Selatan juga melakukan pengamanan perbatasan pintu masuk dari Pematang Panggang menuju Mekar Jaya Abadi.

"Ada Brimob, Shabara, Intel, dan lainnya juga yang berjaga di perbatasan pintu masuk. Selain itu kita juga lakukan patroli untuk mengantisipasi pergerakan massa," katanya.

Sampai dengan saat ini warga Pematang Panggang Mesuji Raya telah kondusif. Selama melakukan patroli pihaknya tidak menemukan aksi mencurigakan untuk pergerakan massa.

"Mungkin mereka juga takut karena sekarang sudah banyak dijaga polisi. Cuma takutnya kalau polisi sudah ditarik, sebab pola seperti dahulu juga begitu ketika polisi ditarik baru mereka menyerang lagi," kata dia.

Bentrok antarwarga dua kelompok tersebut terjadi pada Rabu siang tanggal 17 Juli 2019 sekitar pukul 14.00 WIB.

Sekitar pukul 11.00 WIB saat itu datang alat berat bajak milik kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya dan kemudian melakukan pembajakan  lahan di lokasi Register 45 Mekar Jaya Abadi.

Pembajakan tersebut dilakukan di area tanah seluas setengah hektare milik salah satu warga bernama Yusuf (41) yang merupakan kelompok dari Mekar Jaya Abadi.

Kegiatan pembajakan tersebut kemudian diketahui oleh salah satu warga dari kelompok Mekar Jaya Abadi dan kemudian seketika memukul kentongan dan mengamankan warga yang sedang membajak tersebut.

Warga kemudian menanyakan perihal atas perintah siapa untuk melakukan pembajakan tersebut. Namun tidak lama setelah itu, operator bajak disuruh pulang kemudian kembali membawa rekan nya dan langsung menyerang kelompok Mekar Jaya.

Akibatnya, bentrok antarwarga di Mesuji itu mengakibatkan tiga orang tewas dan sepuluh orang luka-luka yang saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangakara, Polda Lampung di Bandarlampung.
Pewarta :
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar