Dirut ASDP: JTTS permudah masyarakat ke Lampung

id dirut asdp, bakauheni, hutama karya, wisata terpadu bakauheni

Dirut ASDP: JTTS permudah masyarakat ke Lampung

Gerbang tol Simpang Pematang Jalan Tol Trans Sumatera (ANTARA/HO)

Lampung Selatan (ANTARA) - Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi, mengatakan bahwa sejak ada Jalan Tol Trans Sumatera telah mempermudah masyarakat untuk ke Lampung. 

"Untuk itu, ASDP, Hutama Karya, dan ITDC melakukan diskusi sangat intensif terkait membangun daerah ini," kata dia,  di Bakauheni,  Lampung Selatan,  Sabtu. 

Ia menyebutkan dalam satu tahun di 2019, hampir 23 juta orang melintasi JTTS. 

"Kalau kita ambil 10 persennya yang mampir, maka akan ada 2 juta orang yang ke sini. Oleh karenanya diperlukan perencanaan dan visi yang baik," tuturnya.

Ira menjelaskan di wisata terpadu Bakauheni ini,  Menara Siger akan menjadi ikon yang dipercantik dan akan menjadi Museum Krakatau.

"Kita akan sama-sama garap, di sini akan ada hotel berbintang dan lainnya," ujarnya. 

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi , menjelaskan bahwa Lampung memiliki potensi pariwisata yang sangat besar. 

"Tidak bisa dipungkiri dengan adanya jalan tol, semua masyarakat sangat menggemari perjalanan lewat darat. Oleh karena itu, ini memang sudah kita desain beberapa waktu yang lalu," jelasnya.

Arinal menjelaskan wisata terpadu Bakauheni akan terhubung dengan Gunung Anak Krakatau, Kiluan, dan Pulau Pahawang.

"Dengan adanya konsep dari ASDP, HK, ITDC, dan pemda, ini memberikan potensi yang cukup baik. Karena setiap tahun banyak masyarakat yang melintasi Lampung, baik dari Sumatera ke Jawa, atau sebaliknya. Ketika mereka kembali, maka mereka akan bermalam di sini," Jelas Arinal.