Dirut HK tegaskan ruas Tol Terpeka mulai berbayar 6 Januari 2020

id Jalan tol, tol trans sumatra, tol lampung,Hutama karya, lampung, tarif tol

Dirut HK tegaskan ruas Tol Terpeka mulai berbayar 6 Januari 2020

Jalan Tol Trans Sumatera. (Antara Lampung/HO)

Direktur Utama PT Hutama Karya (HK) Bintang Perbowo dalam penjelasan diterima di Bandarlampung, Jumat, mengatakan bahwa dengan diberlakukannya penerapan tarif ini, pengendara dan pengguna jalan tol itu diharapkan dapat mematuhi peraturan yang berlaku
Bandarlampung (ANTARA) - PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) memastikan bahwa JTTS ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung dari Provinsi Lampung ke Sumatera Selatan resmi diberlakukan tarif normal atau berbayar mulai Senin, 6 Januari 2020, pukul 00.00 WIB.

Kepastian itu, menyusul dikeluarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor: 1194/KPTS/2019 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol Pada Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) tertanggal 20 Desember 2019.
Baca juga: Pembangunan SPBU di Tol Trans-Sumatera ditargetkan selesai Maret 2020

Direktur Utama PT Hutama Karya (HK) Bintang Perbowo dalam penjelasan diterima di Bandarlampung, Jumat, mengatakan bahwa dengan diberlakukannya penerapan tarif ini, pengendara dan pengguna jalan tol itu diharapkan dapat mematuhi peraturan yang berlaku di ruas Tol Terpeka sepanjang 189 km serta mempersiapkan diri sebelum memasuki ruas Tol Terpeka.

"Kami mengimbau pengguna jalan dapat memeriksa serta memastikan saldo uang elektronik dalam keadaan cukup sebelum memasuki jalan tol, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan di gerbang tol. Kami juga berharap agar pengguna jalan mencari tahu terlebih dahulu informasi tarif tol sesuai dengan tujuannya masing-masing," ujarnya pula.

Bintang menjelaskan, surat keputusan tarif tol itu sudah terbit per tanggal 20 Desember 2019. Normalnya, tarif tol diberlakukan satu minggu setelah dikeluarkannya keputusan menteri, namun HK selaku Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) sendiri telah memperpanjang masa sosialisasi dan masih menggratiskan JTTS ruas Terpeka hingga Minggu (5/1) mendatang.

"Kemarin berdasarkan pertimbangan manajemen, Hutama Karya masih perlu memperpanjang sosialisasi, melihat antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Namun sekarang sudah kami tetapkan resmi berbayar pada 6 Januari mendatang," ujar Bintang.
Baca juga: Dirut HK: Rp400 triliun investasi Jalan Tol Trans Sumatera

Hutama Karya juga memastikan bahwa pelayanan kepada pengguna jalan tol adalah nomor satu dengan memastikan telah membuka semua gardu operasi, menyiagakan mobile reader untuk percepatan transaksi di gerbang tol, layanan derek gratis hingga menyiagakan teknisi peralatan tol.

Hutama Karya juga memastikan rest area sudah dapat berfungsi maksimal dengan berbagai fasilitas yang ada di dalamnya seperti SPBU, mushala, toilet, lahan parkir yang memadai, tempat pengisian uang elektronik hingga rumah makan.

"Di sepanjang Tol Trans Sumatera juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang seperti fasilitas pelayanan lalu lintas hingga fasilitas transaksi. Terdapat 124 kendaraan siaga (ambulans, mobil derek dan PJR), dan 39 unit VMS di sepanjang Jalan Tol Trans Sumatera. Sedangkan untuk fasilitas pelayanan transaksi terdapat 124 titik gardu tol otomatis, 30 unit mobile reader, dan 21 titik lokasi top up uang elektronik," kata Bintang lagi.

Guna memaksimalkan pelayanan, Hutama Karya juga membuka nomor call center pada nomor: 0721-5618009 dan WA di nomor: 08117910812 untuk ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar. Sedangkan untuk ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, para pengguna kendaraan dapat menghubungi nomor: 081329000020 untuk call center dan whatsapp.
Baca juga: Dirut PT Hutama Karya tinjau Jalan Tol Trans Sumatera
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar