DPRD Kabupaten Sukabumi minta usaha kuliner objek wisata cantumkan harga

id Objek Wisata Sukabumi,Kabupaten Sukabumi,DPRD Kabupaten Sukabumi ,Pemkab Sukabumi,Geopark Ciletuh Palabuhanratu

DPRD Kabupaten Sukabumi minta usaha kuliner objek wisata cantumkan harga

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara. (Antara/Aditya Rohman)

"Ini untuk memberikan rasa nyaman kepada wisatawan yang hendak berbelanja atau makan sehingga, mereka bisa mengetahui budget yang harus disiapkan," kata Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara
Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat meminta kepada para pengusaha rumah makan atau kuliner di objek wisata agar mencantumkan menu dan harga makanan.

"Ini untuk memberikan rasa nyaman kepada wisatawan yang hendak berbelanja atau makan sehingga, mereka bisa mengetahui budget yang harus disiapkan," kata Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara, di Sukabumi, Rabu.
Baca juga: Kafe modern WiHaus kembangkan wisata kuliner baru khas Thailand di Garut

Menurutnya, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pemkab Sukabumi khususnya dinas terkait baik itu Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM maupun Dinas Pariwisata untuk bersama-sama membuat regulasi terkait regulasi harga.

Pihaknya tidak menginginkan wisatawan yang datang ke objek wisata di Kabupaten Sukabumi kecewa apalagi sampai diunggah ke media sosial. Agar tidak ada kejadian tersebut pelayanan harus ditingkatkan seperti keberadaan menu harga makanan sehingga, pengunjung yang datang tidak bertanya-tanya saat melakukan pemesanan dan tidak kaget dengan harga.

Menurut dia, dengan keberadaan Geopark Ciletuh Palabuhanratu yang merupakan geopark dunia ini apakah masyarakat di Kabupaten Sukabumi sudah siap atau belum untuk ikut berperan aktif di dunia ekonomi.
Baca juga: Seniman Malioboro gelar Kampung Wisata Kuliner 26-27 Oktober

Salah satunya kesiapan terhadap retail, sektor riil dan tentunya ini harus ada peran dari pemerintah setempat agar bisa terakomodir dengan baik seperti menciptakan sistem penyetaraan harga.

"Dengan kedatangannya wisatawan ke objek wisata harus memberikan nilai yang berkesan sehingga, mereka akan rindu dan ingin kembali lagi untuk berwisata ke Sukabumi," tambahnya.

Di sisi lain, Yudha yang merupakan pengusaha dan politikus Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi  itu mengatakan sampai saat ini masih minim produk khas objek wisata yang ada di Sukabumi yang bisa menjadi oleh-oleh atau kenang-kenangan bagi wisatawan.
Baca juga: Wisata kuliner Bangayo Tarakan gunakan pembayaran non tunai

Maka dari itu, pihaknya akan membantu Pemkab Sukabumi untuk berkolaborasi menggiring masyarakat menciptakan sebuah produk yang khas dari objek wisata di Kabupaten Sukabumi.

Tentunya pemberdayaan masyarakat penting dalam hal ini untuk bagaimana warga yang tinggal di sekitar objek wisata bisa berinovasi menciptakan produk khas daerahnya masing-masing untuk dipasarkan kepada wisatawan. 
 
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar