Pertunjukkan seni dan atraksi warnai Oceanic Folk Festival Jakarta di Pulau Tidung

id Kepulauan seribu, pulau Tidung, Oceanic Folk Festival Jakarta

Pertunjukkan seni dan atraksi warnai  Oceanic Folk Festival Jakarta di Pulau Tidung

Warga memadati acara Oceanic Folk Festival (OFF) Jakarta di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Sabtu (21/9/2019) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Jakarta (ANTARA) - Banyaknya pertunjukan seni dan atraksi yang ditampilkan menambah keseruan hari kedua penyelenggaraan Oceanic Folk Festival Jakarta, di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Sabtu malam. 

Keseruan itu terasa di panggung utama 'Eco Music Cam' mulai pukul 19.00 WIB berdiri di atas laut menampilkan seni musik dari sejumlah negara termasuk Indonesia.

Pertunjukan seni musik ini diawali oleh penampilan kelompok musik Tanjidor asal Jakarta yang menampilkan tembang-tembang lawas Betawi.

Penampilan kedua seniman dari India, Sindhus Raj yang memainkan alat musik tradisional dari negara Hindustan tersebut.

Penampilan berikutnya ada atraksi tari kuno asap India Selatan yang dibawakan oleh Baratha Nasyam.

Baca juga: Kunjungan wisata ke Kepulauan Seribu sempat turun akibat tsunami Banten

Pengunjung yang menonton pertunjukan Eco Music Camp memadati jembatan cinta yang memanjang sejauh 670 meter.

Suasana semakin panas dengan penampilan tari Samba dari kelompok tari Viva Brazil yang mengenakan bikini.

Hingga berita ini diturunkan pertunjukkan demi pertunjukkan masih berlangsung, tampil kelompok musik jaz EMC All Start, dan Emilia Along.

Selain bisa menikmati musik, pengunjung juga dihibur dengan layang-layang bercahaya yang diterbangkan di atas laut dan deretan kapal hias yang memperlihatkan warna warni lampu hias.

Di tengah pertunjukkan musik di panggung atas laut, bagian bawah sejumlah nelayan melakukan penangkapan ikan menggunakan jaring dan sebuah lampu, cara tangkap ramah lingkungan, menambah keseruan acara dengan pencahayaan panggung yang menarik mata.

Baca juga: Upaya Kepulauan Seribu tingkatkan kunjungan wisata pada hari biasa

Pada pagi hari pengunjung juga dihibur dengan berbagai acara seperti demo masak oleh Chef Nurman Ismail, aneka lomba, mulai dari pacu dayung, tarik perahu, pameran kesenian, perminan anak dan masih banyak lainnya.

Ada juga penampilan kesenian Korea Selatan dan seni Sintren dari Cianjur, Jawa Barat.

Kepala Sudin Pariwisata dan Kebudayaan (Sudin Parbud) Kepulauan Seribu, Cucu Ahmad Kurnia mengatakan animo pengunjung hari kedua lebih tinggi dibandingkan dengan hari pertama pembukaan Jumat (20/9).

Ia mengatakan OFF Jakarta akan ditutup Minggu (22/9) akan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad.

"Hari kedua lebih ramai kebetulan ini puncak acaranya," kata Cucu.

Sementara itu kehadiran Anies untuk menyerahkan hadiah perlombaan yang digelar selama OFF Jakarta, sekaligus meresmikan pusat perbelanjaan Jak Grosi yang dibangun di Pulau Tidung Kecil.

Baca juga: Kenalkan Kepulauan Seribu ke mancanegara melalui pertunjukan musik

OFF Jakarta merupakan pesta rakyat bahari yang pertama di Kepulauan Seribu digelar oleh Sudin Parbud Kepulauan Seribu, menampilkan seni dan budaya masyarakat kepulauan.

Acara ini juga jadi kampanye peduli lingkungan lewat musik Eco music camp yang dihadiri seniman nasional dan internasional.

"Kegiatan musik jadi semangat untuk melestarikan alam," kata Cucu.

Baca juga: Festival Budaya Bahari bertaraf internasional di Pulau Tidung
 
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar