Beruang madu muncul lagi di jalur wisata Kelok 44 Agam Sumbar

id berita agam,berita sumbar,beruang,beruang madu

Beruang madu muncul lagi di jalur wisata Kelok 44 Agam Sumbar

Petugas BKSDA Resor Agam sedang melihat tanda keberadaan beruang di Kelok 32 pada kawasan wisata kelok 44. (antarasumbar/Yusrizal.)

Berkemungkinan beruang madu itu habis makan durian.
Lubukbasung (ANTARA) - Beruang madu (Helarctos malayanus) kembali muncul di sekitaran jalur wisata Kelok 44 tempatnya di Kelok 42 Jorong Kuok III Koto, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (15/11) sekitar pukul 14.00 WIB.

Salah seorang warga Novrizal (28) di Lubukbasung, Senin, mengatakan beruang itu ditemukan saat turun dari pohon durian pada Minggu (15/11) siang.

"Berkemungkinan beruang madu itu habis makan durian. Saya langsung menghindar dari lokasi temuan, karena takut diserangnya," katanya.

Setelah itu, pihaknya memberitahukan kepada warga sekitar agar tidak mendekati lokasi.
Baca juga: Dua beruang madu terjerat perangkap babi


Pada Minggu malam, tambahnya pihaknya langsung memberitahukan kemunculan beruang itu ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, setelah mendapatkan nomor telepon dari wali nagari atau kepala desa adat setempat.

"Saya langsung memberitahu ke BKSDA Resor Agam agar dilakukan tindakan," katanya.

Sementara Kepala BKSDA Resor Agam, Ade Putra menambahkan pihaknya langsung melakukan penanganan konflik antara manusia dan satwa liar.

"Saya langsung menurunkan tim untuk indentifikasi lapangan dalam mencari tanda-tanda keberadaan satwa tersebut dan melakukan wawancara dengan saksi mata yang melihat dan melaporkan," katanya.

Jika ditemukan tanda-tanda, maka akan dilakukan upaya evakuasi dengan menggunakan perangkap.

Sebelumnya, satwa liar yang dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya itu juga pernah dilaporkan muncul di depan rumah warga sekitar Kelok 35 pada Senin (5/10) siang.

Dengan munculnya beruang tersebut, warga melaporkan temuan itu ke BKSDA Resor Agam setelah viral di media sosial beberapa hari setelah kejadian.

Lokasi munculnya beruang madu berada di sekitar ruas jalan provinsi yang menghubungkan Lubukbasung Agam ke Bukittinggi.

Kelok 44 juga merupakan jalur wisata yang ramai dilalui kendaraan terutama hari libur, Sabtu dan Minggu untuk melihat keindahan Danau Maninjau dari ketinggian.
Baca juga: Tim gabungan tangkap pemburu beruang madu