Jelang Porprov, KONI Metro tingkatkan kualitas pelatih olahraga

id Koni kota metro,Ampian Bustami, sai wawai,Disporapar kota metro, tejosari

Jelang Porprov, KONI Metro tingkatkan kualitas pelatih olahraga

Kadisporapar Kota Metro, Tri Hendriyanto bersama pengurus KONI Metro foto bersama usia workshop pelatih olahraga. (Antaralampung.com/Hendra Kurniawan)

Metro (ANTARA) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Metro menggelar workshop pelatih olahraga di Wisma Haji Al-Khairiyah, Jumat (13/11). Workshop ini, dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk memajukan olahraga di kota setempat. 

Ketua KONI Kota Metro, Ampian Bustami mengatakan, peningkatan kualitas pelatih dari masing-masing cabang olahraga sangat penting untuk menjadikan para atlet Kota Metro berprestasi. Karena itu, KONI Metro melaksanakan workshop ini. 

"Kualitas atlet kita ini juga ditentukan oleh pelatihnya. Karena itu kita laksanakan kegiatan ini. Workshop ini juga bagian persiapan kita untuk Porprov 2022 nanti," kata Ampian. 

Selain workshop ini, kedepan KONI Kota Metro juga akan melaksanakan kegiatan lain seperti pembinaan atlet agar nantinya para atlet semakin berprestasi. 

Terlebih, pihaknya menargetkan pada gelaran Porprov 2022 nanti bisa meraih tiga besar.

"Nanti akan kita lihat apa saja yang dibutuhkan dari masing-masing cabor. Akan kita dukung pengembangan cabor agar nanti bisa meraih prestasi yang lebih baik," paparnya. 

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro, Tri Hendriyanto menuturkan, pemerintah tentu akan mendukung KONI setempat untuk meningkatkan prestasi para atlet olahraga di Bumi Sai Wawai.

"Target kita kan tiga besar ya. Tentu akan kita dukung upaya untuk peningkatan kualitas pelatih, atlet maupun fasilitas olahraga. Salah satunya kegiatan ini, karena pelatih adalah kunci utama agar para atlet kita berprestasi," tuturnya. 

Saat ini, lanjut dia, pemerintah sudah membangun dan memperbaiki fasilitas olahraga seperti GOR Jurai Siwo, Stadion Tejosari, lapangan Softball, maupun fasilitas olahraga lainya. 

"Insya Allah pada 2021 nanti beberapa fasilitas olahraga di Kota Metro sudah selesai dibangun. Jadi peningkatan pelatih, kualitas atlet, kualitas tenaga pengawas, dan fasilitas olahraga harus ditingkatkan. Kita ingin Kota Metro menjadi kota juara dan bukan kota yang melempem," ucapnya. 

Pihaknya yakin atlet Kota Metro bisa meraih prestasi. Pasalnya, atlet di Bumi Sai Wawai sudah menorehkan prestasi hingga tingkat nasional seperti juara III Soeratin Cup U-15 di Blitar, Jawa Timur, teakwondo juara umum dan masih banyak lagi. 

"Ini kan berarti atlet Kota Metro sangat diperhitungkan. Karena sudah menorehkan prestasi hingga tingkat nasional. Jadi sekarang mottonya olahraga jaya, Metro juara," tandasnya.