Mahasiswa Lampung Timur Shalat Gaib untuk dua mahasiswa meninggal

id Hidup mahasiswa, demo mahasiswa, demo tolak ruu kontoversial

Mahasiswa Lampung Timur Shalat Gaib untuk dua mahasiswa meninggal

Aliansi Mahasiswa Lampung Timur melaksanakan Shalat Gaib  untuk dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari,  Sulawesi Tenggara yang meninggal dunia dalam unjuk rasa menolak sejumlah RUU kontroversial di kantor DPRD daerah setempat beberapa hari lalu. (Antara)

Selain itu, mereka juga mendoakan Tanah Air Indonesia agar tetap damai.
Lampung Timur (ANTARA) - Aliansi Mahasiswa Lampung Timur melaksanakan Shalat Gaib untuk dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara yang meninggal dunia dalam aksi unjuk rasa menolak sejumlah RUU kontroversial di kantor DPRD daerah setempat beberapa hari lalu.

Shalat Gaib dilaksanakan setelah Shalat Zuhur berjemaah di Masjid Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Kabupaten Lampung Timur, Sabtu siang.

Selain itu, mereka juga mendoakan Tanah Air Indonesia agar tetap damai.
Baca juga: Menristekdikti minta usut tuntas tewasnya dua mahasiswa di Kendari

Turut serta melaksanakan Shalat Gaib bersama mahasiswa, Ketua STIE Lampung Timur Buchori dan sejumlah dosen. 

"Kita Shalat Gaib untuk teman-teman mahasiswa yang gugur saat aksi unjuk rasa, dan mendoakan Tanah Air, untuk Papua agar selalu damai dan aman," ujar Ketua Penyelenggara Shalat Gaib, Muhammad Rofudin dalam sambutannya sebelum Shalat Gaib berlangsung.
Baca juga: Penyebap mahasiswa Sultra tewas tunggu autopsi

Kader muda Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lampung Timur ini mengatakan kegiatan Shalat Gaib itu juga bagian dari dukungan kepada teman-teman mahasiswa yang kemarin telah turun ke jalan menyuarakan aspirasi masyarakat.

Dia menegaskan, Aliansi Mahasiswa Lampung Timur menginginkan pula apa yang dilakukan oleh pemerintah dan DPR memihak kepada rakyat.

"Kami di sini tidak turun ke jalan, karena banyak keterbatasan, tapi keterbatasan itu tidak mematikan semangat kami mendukung teman-teman yang berjuang, Shalat Gaib ini salah satu dukungan kami buat teman-teman mahasiswa yang berjuang di jalan," ujarnya.

Kedua mahasiswa yang gugur saat memperjuangkan demokrasi tersebut adalah Randi, mahasiswa Jurusan Budi Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) angkatan 2016, dan Muhammad Yusuf Kardawi, Jurusan D3 Teknik Sipil Program Pendidikan Vokasi (PPV) angkatan 2018.
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar