Ridho: Hari Kebangkitan Nasional momentum semangat gotong royong

id harkitnas, gubernur lampung, semangat gotong royong, pemprov lampung

Upacara Hari Kebangkitan Nasional di lapangan Korpri kompleks perkantoran Gubernur Lampung, Senin (20/5/2019) (ANTARA/Agus Wira Sukarta)

Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengatakan Hari Kebangkitan Nasional adalah momentum meningkatkan semangat gotong royong guna memperkuat dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

"Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini, saya mengajak semua anak bangsa untuk secara sadar memaknai peringatan kali ini dengan memperbaharui semangat gotong-royong," kata Ridho, pada peringatan Harkitnas ke-111 di lapangan Korpri komplek perkantoran Gubernur Lampung, Bandarlampung, Senin.

Selain itu, menurut dia, berkolaborasi sebagai warisan kearifan lokal yang akan membawa Indonesia menuju kejayaan di pentas global.

Gubernur Ridho juga menyatakan bahwa sesuai dengan tema hari kebangkitan nasional kali ini, "Bangkit Untuk Bersatu", maka sudah seharusnya bangsa Indonesia tetap bersatu dan bangkit kembali terlepas dari apapun perbedaan yang ada.

Ia menyebutkan, semangat peringatan Harkitnas menjadi tonggak guna menyamakan gerak langkah merajut kebersamaan dan memperkuat gotong royong untuk bersama-sama memajukan negeri.

Menurut dia, jiwa gotong royong adalah semangat yang senantiasa relevan bahkan semakin mendesak di tengah tuntutan zaman yang sarat dengan perubahan.

Ridho menjelaskan, bertumpu pada kekuatan sumber daya manusia dan populasi pasar, Indonesia diprediksi bersama negara-negara besar lainnya akan tumbuh menjadi lima besar dunia dalam 10-30 tahun mendatang.

"Kuncinya terletak pada hasrat untuk tetap menjaga momentum dan iklim internal untuk bekerja serta menjaga suasana selalu kondusif penuh harmoni dan persatuan," ujarnya.


Gubernur juga mengajak, semua anak bangsa memperingati Harkitnas dengan memperbaharui semangat gotong royong dan kolaborasi sebagai warisan kearifan lokal yang membawa Indonesia menuju kejayaan.
Pewarta :
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar